Beranda Hot News Belum Ada Titik Temu, Oknum Guru yang Aniaya Siswa

Belum Ada Titik Temu, Oknum Guru yang Aniaya Siswa

277
0

CILACAP, (Obyektif.com) – Salah satu oknum guru yang melakukan tindakan kekerasan pada siswanya, di salah satu sekolah negeri di Cilacap, seperti terjadi belum lama ini, hingga kini belum mencapai titik temu.

Seperti sudah diberitakan, salah seorang oknum guru matematika, dalam mendidik siswanya terungkap memukul beberapa siswanya di dalam ruangan kelas. Pada saat proses belajar mengajar berlangsung, hanya karena muridnya lupa membawa buku pekerjaan rumah (PR), muridnya ditempeleng.

Pemukulan tersebut membuat siswanya menjadi trauma dan tidak mau sekolah. Kepala Sekolah SMP Negeri 8,  Cilacap, Drs Nursalim, M.Pd ketika dikonfirmasi Obyektif.com di ruang kerjanya belum lama ini menuturkan, sebelumnya merasa kaget mendengar berita oknum guru di sekolahnya, tega memukul muridnya sendiri.

“Atas kejadian itu, oknum guru yang bersangkutan, langsung saya tegur. Saya sendiri selaku Kepala Sekolah yang memperingatkannya,” tuturnya pada Obyektif.com. Selanjutnya, Kepala Sekolah memanggil beberapa guru dan wakilnya untuk mendengarkan dan sekaligus membantu mengklarifikasikannya kepada Obyektif.com.

Dijelaskan, oknum guru yang bernama MS tersebut, terungkap bukan kali ini saja melakukan pemukulan kepada siswanya, melainkan sudah tiga kali. Kejadian pertama kali disebutkan, ada dua belas (12) anak yang menjadi korban. “Namun saat itu saya selaku Kepala Sekolah tidak bisa mengambil tindakan kepada oknum guru tersebut, mengingat kondisinya masih sakit. Maka pada saat itu hanya diberi teguran secara lisan saja, disaksikan beberapa guru yang lain,” katanya.

Selanjutnya, waktu kejadian yang kedua kali, juga dilakukan oknum guru tersebut, kondisi si oknum guru juga masih sakit-sakitan, sehingga belum bisa diambil tindakan.

“Namun pada kejadian ketiga kali ini, sesuai laporan orang tua anak yang menjadi korban, maka saya selaku kepala sekolah meminta kepada oknum guru tersebut untuk membuat surat pernyataan di atas materai,” tambahnya. Mengingat banyak orang tua siswa yang tidak terima dengan perlakuan oknum guru tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, nampaknya belum ada titik temu, antara oknum guru tersebut, dengan orang tua murid, dan pihak sekolah. Namun Kepala Sekolah berpendapat segala sesuatu ada aturan mainnya, sesuai undang-undang yang berlaku. “Jadi untuk saat ini saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri, dikarenakan saya¬† juga masih dalam tahap proses penyembuhan dari penyakit yang saya alami,” tuturnya mengakhiri wawancara. Tunggu saja perkembangan selanjutnya. Nah. (Nover Zai).

Foto: Nover Zai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here