Beranda Tips Sehat Demam Berdarah Melanda Semarang

Demam Berdarah Melanda Semarang

153
0

SEMARANG, (Obyektif.com) – Awal musim penghujan ini, masyarakat diminta waspada dan berhati-hati, karena demam berdarah (DB) mulai melanda Semarang, baik di tingkat kabupaten maupun kota. Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini memang merupakan langganan rutin bagi masyarakat Semarang setiap datang musim penghujan.

Sampai hari ini (15/01/2019) menurut catatan Wartawan Obyektif.com, Totok Magdiana, di Kabupaten Semarang, menurut data di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ungaran, ada 98 orang pasien DB. Dari jumlah itu, 45 orang positif DB dan 53 orang sisanya, dinyatakan kena gejala DB.

Sedangkan untuk Semarang Kota, tercatat ada 85 orang yang terkena DB, tersebar di empat rumah sakit (RS) di antaranya berada di RSUD KRMT Wongsonegoro milik Pemkot. Untuk zaman dulu, DB ini hanya menyerang anak-anak saja, tetapi zaman sekarang menyerang segala usia. Orang dewasa ataupun manula pun bisa kena DB.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Widoyono, dalam setiap kesempatan selalu mengingatkan, penyakit yang disebabkan virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti selalu menjadi musuh bebuyutan saat musim hujan. Untuk itu, ia menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Menghadapi musim hujan, musuh bebuyutan kami masih demam berdarah. Kami meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” katanya.

Menurutnya, pemberantasan tersebut dilakukan di antaranya dengan menguras bak mandi dan tempat-tempat yang ada airnya. Karena saat musim hujan banyak genangan air, sehingga banyak sebaran nyamuk, karena tempat berkembang biaknya juga makin banyak. Namun khusus untuk Semarang Kota, jumlahnya semaksimal mungkin ditekan, sehingga setiap tahunnya bisa terus menurun jumlahnya. (Totok Magdiana).

Gambar ilustrasi: Pasien DB di RSUD Kabupaten Semarang di Ungaran. (Foto: www.antaranews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here