Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
DuniaWanita2 Komentar  |  919 Pembaca

BIG IS BEAUTIFUL
Ditulis Oleh :Ny. Sulis Bambang, Pada Tanggal : 16 - 08 - 2011 | 01:33:58

Bagi orang gendut, sangat sulit mendapatkan baju atau kaos yang sesuai untuk mereka pakai. Otomatis termasuk juga celana atau roknya. Mungkin juga sangat tidak menyenangkan bagi orang gendut, jika harus menumpang angkutan umum. Ada saja mulut usil yang nyeletuk bikin merah kuping: Gajah masuk angkota, Kulkas tiga pintu, Beruang tersesat, dan lain-lain.

 

“Nah, seandainya si gendut membayar dua kali lipat, untuk  bisa menikmati angkutan umum, apakah ini menyelesaikan masalah? Barangkali harus dibuatkan peraturan, dilarang menghina orang lain, karena tubuhnya yang berukuran luar biasa,” begitu tutur Ny. Sulis Bambang seorang social worker (volunteer) dan pengurus Yayasan Hematologi Yasmia, yang memang bertubuh tinggi besar dan gendut, namun cantik, kepada Obyektif Cyber Magazine baru-baru ini.

 

Menurut dia, konsep cantik yang sudah lama menjajah pemahaman, bahwa yang cantik itu harus langsing. Hal ini menyebabkan orang gendut merasa tidak nyaman, jika harus masuk ke dalam lingkungan sosial, yang memuja kelangsingan, sebagai syarat utama untuk bisa disebut cantik. Adanya ketentuan bahwa berat ideal seseorang itu, mencerminkan kesehatannya, juga memperparah situasi yang dialami para gendut. Padahal belum tentu si langsing lebih sehat secara keseluruhan dari si Gendut.

 

“Kalau sudah begini, maka bertambah lengkaplah penderitaan orang gendut. Apalagi ketika menyaksikan pagelaran, dan terlibat langsung dalam Big Is Beautiful dengan acara fashion show dan talk show, saya merasa sangat dilecehkan sebagai manusia gendut,” tambahnya.

 

Bagaimana tidak, acara yang diberi judul Big Is Beautful  kok isinya membahas, bagaimana orang gendut supaya menjadi langsing, dengan berolahraga. Lalu dianjurkan mengenakan baju dengan model dan warna tertentu. Lebih payahnya lagi, dilengkapkan dengan pembicara terakhir, yang isinya juga menyerempet, bahwasanya manusia gendut harus berusaha dengan berbagai macam cara: Menuju langsing!

 

Kalau sudah begini jelas yang membuat konsep acara  Big Is Beautiful adalah orang kurus. Mereka  menganggap, Kurus Is The Best. Bagi yang belum sempat kurus, ayo ikut langsing massal, dengan olahraga yang kenceng. Padahal bagi orang gendut, kalau salah dalam melakukan gerakan saat berolah raga, bisa menimbulkan masalah yang sangat gawat. “Dan yang paling mengerikan adalah, Para Orang Kurus, ingin menguruskan semua orang gendut. Gila nggak?” tuturnya.

 

Ditambahkan, menjadi kurus atau langsing  adalah hak setiap orang agar menjadi lebih sehat. Tentu saja jika dilakukan dengan cara yang baik dan benar, agar kesehatan yang dituju dapat tercapai. Cara-cara yang membahayakan kesehatan, sering ditempuh yang menyebabkan bukannya menjadi bertambah sehat, tetapi malah sebaliknya. Mereka yang tadinya sehat menjadi sakit atau malahan harus kehilangan nyawa. Tragis kan?

 

Menjaga kesehatan bukan hanya keharusan bagi yang gendut, tetapi untuk semua orang, tidak perduli bagaimanapun bentuk tubuhnya. Sebagai mana orang langsing, harus senantiasa menjaga kesehatan dengan menjaga berat badannya, agar tidak menjadi bertambah. Begitu pula dengan orang gendut, juga harus menjaga kesehatan, dengan tidak menjadi bertambah gendut. Alangkah menjengkelkannya, jika kesehatan seseorang hanya dilihat karena gendutnya.

 

Orang yang sehat, adalah  orang yang mampu menjaga kondisi jiwa raganya agar tetap dalam keadaan prima. Oleh karena itu, untuk bisa melakukan semua kegiatan, sesuai dengan umurnya, yang bersangkutan haruslah berpikir positif. Menerima keadaan dirinya dengan ikhlas, dan berusaha semaksimal mungkin, dengan apapun kondisinya, menjadi manusia yang produktif dan berada pada keseimbangan.  Sebab orang yang sehat haruslah orang yang senantiasa produktif, berfikir positif, berguna bagi dirinya sendiri dan orang di sekitarnya, dan berbahagia dengan kondisi yang ada pada dirinya.

 

Kalau Big is Beautiful, ya jangan terus disuruh kurus dong! Seharusnya berisi kiat: Bagaimana caranya orang gendut, tetap terlihat cantik dan sehat. Misalnya, dengan membangun citra diri yang baik, berpenampilan yang menarik, berbicara dan berperilaku yang baik dan benar. Masih banyak lagi yang bisa diberikan, untuk menunjang orang gendut, agar bisa tampil dengan menarik dan percaya diri.

 

Semua itu bisa tercapai kalau si gendut mampu mengembangkan  talenta yang dimilikinya, menjaga diri agar tetap menjadi sehat…. walaupun gendut. Juga senantiasa berfikir positif agar menjadi manusia yang produktif. Big Is Beautiful ?.... Busyet dah!  (Ny. Sulis Bambang)

 

                                             -------------------------------------------------------------------------

 


KOMENTAR

2 Komentar

anggoro suprapto
Tanggal 16 - 08 - 2011
Bu Bambang, saya mendukung orang gendut tapi sehat. Banyak orang, lembaga,dan terutama produsen produk makanan, jamu & kosmetik, yang merusak pemahaman, dng konsep, cantik harus langsing & putih.Padahal banyak orang gendut cantik, orang hitam yang manis. Diperparah lagi, pemahaman yang keliru itu, malah digencarkan lewat iklan2 di media massa.
lavega
Tanggal 18 - 04 - 2012
iyaa betul bgt itu... blm tentu org gndut tu gk sehat n cantik
bukankah cantik itu relatif trgntung dr org yg melihat'na,,,,
gk hrus langsing n putih bla ingn dblang cantik...
jd diri sndri aja,,, smw org kn punya klbhan masing2

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter