Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
DuniaWanita4 Komentar  |  2321 Pembaca

LEWAT FACEBOOK, GADIS CANTIK TERTIPU LUAR-DALAM
Ditulis Oleh :Ichwan, Pada Tanggal : 30 - 06 - 2011 | 07:54:37

Lewat Facebook, orang bisa berkenalan dengan kawan baru dari berbagai lapisan dan tempat. Juga bisa mempertemukan kawan-kawan yang lama terpisah jarak dan waktu. Tapi tak jarang, orang tertipu gara-gara situs jejaring sosial ini.

Melati (bukan nama sebenarnya) punya pengalaman buruk tentang Facebook. Cewek tinggi semampai, berkulit putih ini, warga kota Salatiga, Jawa Tengah, terpaksa merelakan uang tabungan dan tubuh mulusnya, untuk pria yang dia kenal melalui jejaring sosial itu.

Kini, setelah semua yang dia miliki terkuras habis, Melati pun kehilangan pria ganteng yang mengaku bernama Joni, warga Solo. Perkenalan keduanya terjadi pada ahir 2010 silam. Tanpa sengaja, cewek manis berusia 24 ini menemukan Joni, lengkap dengan foto dan biodata pribadi, di Facebook. Setelah melewati komunikasi di dunia maya dan telepon, keduanya sepakat untuk jumpa darat.

Setelah ketemu, Melati begitu berharap pada sosok Joni, yang dalam perkenalannya mengaku sebagai direktur sebuah perusahaan yang lagi berkembang di Solo. Mereka pun sepakat ketemu di Semarang, awal Maret lalu.

Setelah pertemuan itu, cewek berparas ayu tersebut semakin jatuh hati pada Joni. Di matanya, Joni adalah sosok pria yang sempurna. Selain ganteng, kehidupannya juga sudah mapan. Setidaknya, dari apa yang diceriterakan pria berbadan atletis itu kepadanya. Rumah sudah ada, mobil pun berkelas.

Akhirnya, keduanya jadi sering ketemuan. Dan, sebuah hotel di kawasan Gombel, Semarang, dipilih untuk melepas rindu. Melati pun tidak keberatan untuk menyerahkan tubuhnya pada pria yang dia sayangi itu. Bukan itu saja, ketika keduanya sudah semakin lengket, Joni dengan halus mengutarakan maksud untuk meminjam uang Rp.200 juta. Gadis alumnus perguruan tinggi swasta terkenal di Salatiga ini dengan enteng mengiyakan.

Saat itu, Joni berdalih akan menggunakan uang tersebut untuk tambahan modal membesarkan bisnisnya. Melati pun menyerahkan uang tabungan pribadinya. Kebetulan, dia dari keluarga kaya. Ayahnya pengusaha dan dia pun juga sudah jadi pengusaha konveksi di kotanya. Jadi soal uang bukan masalah, yang penting bisa menyenangkan hati pria pujaannya. “Pengorbanan” itu dilakukan demi cintanya yang mulai bersemi dan tumbuh subur di hatinya.

Cewek lugu yang baru pertamakalinya jatuh cinta ini, sepenuhnya belum paham. Cinta pertama memang biasanya membutakan. Dia tidak sadar kalau diperalat Joni. Kecurigaan muncul manakala kekasih barunya itu, mulai jarang datang pertemuan dan ketika dihubungi pun susah. Hp-nya selalu dimatikan. Melati baru tersentak sadar, begitu mudah percaya dengan mulut manis dan janji-janji indah dari lelaki ganteng.

Setelah itu, Melati pun berusaha mencari tahu, siapa sebenarnya Joni. Dengan segala upaya, dia akhirnya bisa menemukan rumah kontrakan Joni di kawasan perumahan Banyumanik Semarang. Dari warga sekitar rumah kontrkannya, yang sudah sebulan terakhir ini kosong, terungkap bahwa ternyata Joni hanya lelaki tukang tipu. Mobil-mobil yang selama ini dia gunakan, ternyata hanya sewaan.

Tentu saja Melati jadi shock dan kelimpungan. Kehormatannya direnggut dan tabungannya terkuras habis. Sadarlah dia kalau sudah tertipu “luar-dalam”. Sedih, jengkel, kecewa teraduk jadi satu di hatinya. Akhirnya, pilihannya hanya satu, melaporkan “kekasih” nya itu pada pihak Kepolisian setempat. Kini masalahnya sedang diproses dan diselidiki pihak berwajib. Cewek pengusaha ini, tidak menyangka, Facebook bisa membuatnya celaka. (Ichwan).

 

                                  ------------------------------------------------

 

 

 

 


KOMENTAR

4 Komentar

rofiie dimyati
Tanggal 30 - 06 - 2011
Saya turut prihatin. Berulangkali saya buat status mengenai "dunia maya" ini untuk berhati-hati menggunakan jejaring Facebook. Komentarnya beragam ada yang mendukung, tak sedikit melecehkan. Katanya wah klise tuh, jadul. Atau kemarin ada kawan Fesbooker dari Banyumanik Semarang berucap: Kasep Mas, kadaluwarsa.Padahal tujuanku itu selalu baik.
martadewi
Tanggal 30 - 06 - 2011
Hai para wanita kalian hrs hati2 lah dijaman akhir ini.Dng yg namanya godaan iblis.Sy sgt miris banget dg kejadian yg menimpa kaumku. Pokoknya kita hrs memiliki prinsip ajalah, bahwa kalau blm ada ikatan pernikahan, haramkan kita kasih2 uang ama yg namanya cowo.Aku sering nyaris ketipu muslihat busuk spt itu.
Kakaroto
Tanggal 18 - 08 - 2011
Kisahnya berbanding terbalik sm aku. Kalo aku dari keluarga sederhana berkenalan dengan cewek yang kaya n tajir. Awal mula kenalan sangat menarik sekali.Setelah aku mengajak ketemuan,dan dia melihat (fisik) aku, eh dari itu sampai sekarang tiap dihubungi gak diangkat.Di sms gak dibales.Coba kalo aku ganteng, pasti udah jadi rebutan cewek.
lavega
Tanggal 18 - 04 - 2012
dzmn krg ini qt hrus lbh brhti2 dlm mnggunakan jjring sosial,, krna mkin bnyak org yg mnylahgunakan'na... d facebook bsa aja dia tu brkta2 manis,, tp d aslinya bsa aja laen lg... jd lbh brhti2 ja.. jgn mudah prcya sma org yg bru qt knal...

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter