NIKAH DI DUNIA MAYA Ditulis Oleh :Administrator, Pada Tanggal : 08 - 02 - 2011 | 12:15:40
 BERITA TERKAIT
Inilah berita bagus bagi kaum lelaki yang masih berstatus bujangan atau jomblo. Kalau ternyata anda susah mencari jodoh untuk pendamping hidup, inilah solusinya. Nikah saja di dunia maya. Ide ini sudah dilaksanakan di India, dan barangkali juga bisa merembet ke Indonesia.
Para bujangan di India memiliki alternatif baru untuk mencari pasangan hidup. Sebuah situs perjodohan menawarkan isteri virtual atau isteri di dunia maya kepada para lelaki yang sulit mencari jodoh. Apalagi kalau umur terus merangkak tinggi, dan tidak juga menemukan “belahan jiwa”, alternatif ini perlu dipertimbangkan.
Sebuah organisasi perjodohan yang dikelola oleh Bharat Matrimoni, membuka situs: www.biwihotohaisi.com, untuk para bujangan. Dalam situs tersebut, mereka yang mendaftar, langsung diberikan empat calon isteri sebagai pilihan. Cara memilihnya pun unik, tinggal klik salah satu di antara empat perempuan tersebut.
Keempatnya berada di balik tirai, masing-masing bernama, Ritu Gharwali, berusia 23 tahun yang konservatif. Menyusul kemudian Bijli Thakur, 25 tahun, yang suka mendominasi. Lalu ada Milli Chulbulli, 21 tahun, sekretaris sebuah perusahaan multinasional yang gaul. Terakhir Shalini Sheherwali, 26 tahun, seorang banker yang ambisius.
Tentu mereka bukan perempuan asli, hanya gambar virtual yang tak sehalus karya-karya grafis tiga dimensi mutakhir. Warna dan wujud wanita-wanita itu, justru mirip lukisan cat air pada cerpen atau novel tahun 1980-an.
Para pendaftar juga bisa mengatur para istri itu. Misalnya saja, minta dibangunkan dari tidur, diingatkan untuk berganti baju, dibikinkan sarapan atau kopi. Sebagai contoh, Shalini misalnya, punya sapaan khas yang diakhiri dengan kata saying (honey). Semuanya lewat telepon. Bharat Matrimoni pengelola situs itu menjelaskan, para jomblo yang mendapatkan pasangan di situsnya, tetap bisa mencari istri yang asli, dengan tetap “menikmati” istrinya di dunia maya.
Cuma tidak dijelaskan, bagaimana kalau didunia maya, pendaftar misalnya tidak hanya memilih satu istri, tetapi lebih dari satu. Juga tidak dijelaskan, bagaiamana caranya kalau mau menggauli istri virtulanya itu. Anda di Indonesia berminat? (ars)
|