Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Figure18 Komentar  |  428 Pembaca

POLITIKUS PERLU BERJIWA PREMAN
Ditulis Oleh :Tohar Tokasapu, Pada Tanggal : 03 - 02 - 2012 | 06:48:30

Bambang Sadono (BS) kurang berhasil di karier politik karena kurang satu hal, yaitu kurang mempunyai jiwa preman. Untuk menjadi seorang politikus yang berhasil, harus mempunyai tiga unsur. Demikian dilontarkan Wakil Ketua MPR-RI Hajriyanto Y Thohari ketika memberikan sambutan dalam peluncuran buku “Bambang Sadono, Sejumlah Kritik” di gedung Ngesti Pandowo, Semarang, Jawa Tengah baru-baru ini.

Menurut Hajriyanto, tiga unsur yang harus dipunyai seorang politikus agar berhasil yaitu, harus punya jiwa politik, jiwa intelektual dan jiwa preman. Kalau hanya politik saja, dipastikan tidak akan lama di Senayan. Demikian pula, kalau hanya punya kadar intelektual, akan kaku di Dewan, karena terlalu teoritis dan akademis. Pada akhirnya juga tidak akan berhasil. “BS hanya punya dua unsur saja, politik dan intelektual, tetapi kurang punya jiwa preman, sehingga kariernya di bidang politik kurang cemerlang,” tambahnya.

Usai acara, ketika diwawancara Obyektif Cyber Magazine, Hajriyanto menolak jika dikatakan politikus harus menganut premanisme supaya berhasil. “Maksudnya bukan begitu. Berjiwa preman itu maksudnya harus berani dan kuat. BS terlalu menjaga keseimbangan dan kompromis, sehingga jadi lemah dan oleh karenanya, karier politiknya tidak berhasil,” tambahnya.

Malam itu, Gedung Ki Narto Sabdo “Ngesti Pandowo”, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang,  terjadi hujan kritik. Sementara di luar gedung, hujan lebat turun tak henti-hentinya. Hujan mengiringi peluncuran buku “Bambang Sadono, Sejumlah Kritik”. Acara itu bersamaan dengan hari ulang tahun ke 55 BS.

Tarian Sekaringrat, karya Dosen Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan Sendra Tasik Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dra Restu Lanjari, M. Pd, istri BS, menjadi pembuka acara. Meski hujan, gedung Narto Sabdo penuh. Dari 200 tempat duduk yang disediakan, tak satu pun kosong. Bahkan banyak undangan yang terpaksa berdiri.

Kegiatan yang disutradari Handry TM dan Tohar Tokasapu, dikemas dalam Stand Up Critic of  Bambang Sadono, meniru konsep Stand Up Comedy. Tampil pertama budayawan dan motivator Prie GS. “Kenapa BS selalu menunjuk Tohar di acara-acara tertentu seperti malam ini, karena saya membaca karakter wajah BS, semua ada di Tohar yang tidak cetho (jelas),” ungkap Pri GS yang disambut tawa hadirin.

Sejumlah tokoh yang menyampaikan kritik malam itu, Prof. Eko Budiharjo, Rektor Undip Prof Sudharto, Rektor Unnes Prof Sudiyono, Rektor USM Prof Pahlawansyah, Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Thohari, dan Ketua DPRD Jateng, Murdoko. Lantas Soejatno Pedro, Jawahir Muhammad, serta anak sulung BS, Lintang Ratri Panjerwengi. Hadir pula sejumlah politikus senior Senayan maupun Jateng, para seniman, para sastrawan, para sahabat dan handai taulan BS.

Peluncuran buku yang berisi 151 kritik itu makin seru. Di tengah acara, menghadirkan dagelan (pelawak) Gareng Sumar Bagia dan Bagong. Acara diramaikan pentas tari dan fragmen wayang orang. Pethilan wayang orang mengambil cerita Kresna Duta, yang dimainkan keluarga besar Ngesti Pandhowo dan Universitas Negeri Semarang.

Di akhir acara, diserahkan buku “Bambang Sang Profesor” yang diterbitkan Citra Mandiri Utama dan Data Media dari Tohar dan Didik Muhtadi. Menurut Didik, buku itu dibuat empat hari menjelang ultah BS. Pasalnya, kritik Tohar dan Didik tidak masuk dalam buku yang diterbitkan BS.

Pada kesempatan itu BS didampingi istrinya mengatakan, kritik harus dihormati. Hanya orang yang tahu kesalahan atau kekurangannya, kata BS, yang akan bisa memperbaiki diri, menuju kualitas yang lebih baik. “Mencari kekurangan diri biasanya sulit, karena itu perlu dibantu orang lain,” kata Bambang Sadono, yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng.

Belajarlah menerima kritik, tambah BS, walau mungkin pahit. Bahkan ada kritik, yang mungkin disampaikan dengan iktikad kurang baik sekalipun, sebenarnya menjaga yang dikritik agar menjauhi hal-hal yang dikritisi. Dalam usia 55 tahun ini, Bambang, ingin belajar dari kritik, apa pun motivasinya.

“Siapa tahu ada manfaatnya untuk siapa saja, paling tidak untuk anak-anak saya. Banyak penyumbang tulisan ini, yang mula-mula keberatan untuk memberikan kritik. Mungkin tidak nyaman dan takut membuat saya kecewa. Ini memperkuat kenyataan, kritik belum menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat kita. Namun apa pun yang akhirnya ditulis, saya sangat berterimakasih,” ungkap BS.

Kesimpulan dari acara itu, banyak dari yang hadir, menyarankan agar BS kembali saja ke habibatnya, yaitu aktif lagi di dunia jurnalisme atau sastra. Ada juga yang menyarankan BS jadi pendidik saja. “Kalau mau jadi Rektor, waktunya masih cukup. Delapan tahun lagi, usia BS 63, saya rasa masih kuat,” tutur Rektor USM Prof Pahlawansjah Harahap,SE,ME mengakhiri acara. (Tohar Tokasapu).

                                         --------------------------------------------------------------

 

 


KOMENTAR

18 Komentar

anggoro suprapto
Tanggal 03 - 02 - 2012
Pak BS sahabat dan saudaraku, selamat Ulang Tahun ya...Semoga selalu sehat, panjang usia dan banyak rejeki. Jangan lupa ide untuk mendirikan KPI (Keluarga Penulis Indonesia). Kenapa macet? Saya dan kawan-kawan menunggu.....Salam untuk keluarga.
bambang sadono
Tanggal 03 - 02 - 2012
terimakasih semuanya, yg tulis pesan di sini, beri alamat nanti saya kirimi buku
Tohar
Tanggal 03 - 02 - 2012
pelaku politik biasanya alergi kritik, tapi bambang sadono unik, justru di tengah orang jengah dengan kritik, wakil ketua dprd jateng ini menjadikan kritik sebagai upaya memperbaiki diri di hari tua. Selamat ulang tahun ke-55 pak bambang?..... sehat jasmani, rokhani, dan sehat rejeki......
Sulis Bambang, Jl. Taman Maluku No.2 Semarang
Tanggal 04 - 02 - 2012
Untuk bisa betul2 diperhitungkan, seseorang memang harus cerdas memposisikan dirinya, walaupun harus jadi keranjang sampah. Bukankah juragan barang rongsokkan bisa jadi konklomerat? Langkah menjadi orang nomor satu yang bersedia menerima kritik yang dibukukan dan di publikasikan, semoga menjadi proklamasi kebangkitannya BS yang selama ini meredup.
Kelana
Tanggal 05 - 02 - 2012
kok pada mau-maunya 'nggagas' sesuatu yang gak penting di gagas????

KelanA
LEMBAGA SASTRA RAKYAT
Jl. Soekarno - Hatta, no. 99, RT. 03/RW. 02, Kel. Bugangin - Kendal 51314
Agung Marsudiono
Tanggal 05 - 02 - 2012
Luar biasa Mas Bambang Sadono.Sebagai yunior,dari dulu saya sering terkagum-kagum dgn langkahnya
Ibarat main catur,saya tak bisa menebak langkah apa selanjutnya. Di Ultah ke-55,Mas Bambang undang
teman2 & kenalan untuk mengkritiknya. Aneh benar, ada orang kok mencari kritik. Ini hanya bisa dilakukan oleh orang hebat.(amarsudiono@yahoo.co.id)
Noer Raihan, Gg. SMPN 1 Ciomas No.31, Sukamakmur, Ciomas, Bogor.
Tanggal 05 - 02 - 2012
Pak, Bambang, sosok yang satu ini pernah aktif di Jakarta. Saya juga pernah bantu di medianya sekitar dua bulan. Kalau sekarang muncul lagi di Jawa Tengah, saya ucapkan selamat, panjang umur dan senantiasa dalam lindunganNya..(Noer Raihan, Gg.SMPN 1 Ciomas No.31, Sukamakmur, Ciomas, Bogor)
J.F.X. Hoery, Jln. Dipanegara 59-B Padangan, Bojonegoro 62162
Tanggal 05 - 02 - 2012
Selamat Ultah Mas BS. Di Indonesia kritik masih menjadi momok, tapi bagi Mas BS kritik menjadi tambahan pegangan hidup. Kapan buku itu di bedah dibumi kelahiran Blora, di pendhapa ndalem Tunjungan, pendapa Samin Klapadhuwur, atau ikan bakar Waduk Tempuran. (J.F.X. Hoery,Jl. Dipanegara 59-B, Bojonegoro 62162)
Neny Anggraeni
Tanggal 05 - 02 - 2012
Selamat Ulang Tahun Pak Bambang Sadono (BS). Setelah mencermati berita Ultah Pak BS, saya sarankan balik saja ke dunia sastra. Lebih luas dan dalam, serta bisa untuk mengasah pikiran. Trims, sukses selalu untuk Anda sekeluarga. (Neny, Perumahan Klipang Pesona Asri III/C.10, RT.013/RW.28), Sendangmulyo, Tembalang, Semarang)
Bandono Andono
Tanggal 05 - 02 - 2012
Mencermati artikel di atas saya jadi berfikir apa sudah PAS,claim Pak BS yang kurang berhasil di karier politik,ini dlm pandangan orang - orang selevel yg profesional,tapi jangan lupa dalam pandangan umum/masyarakat kebanyakan tentu tidak semua demikian,karena tolok ukur orang berbeda-beda. (BANDONO, Desa Ngimbun Rt 04 Rw 03, Karangjati, Ungaran)
Reko Suroko
Tanggal 05 - 02 - 2012
Kritik dari siapapun adalah wajah dari kekurangan kita.Tapi, keberanian mencari kririk yang Mas BS lakukan, adalah menunjukkan kebesaran jiwa. Saya bergaul hanya sekejab dengan Mas BS, saya menangkap kesan,BS tidak tebang pilih dalam bergaul. Selamat Ultah Mas BS, tambah umur semakin matang dalam bergaul dengan siapa pun.(rsuroko@yahoo.com)
Ayid Suyitno PS
Tanggal 05 - 02 - 2012
Selamat Mas BS atas peluncuran bukunya. Saya tidak kenal anda, namun saya masih ingat dan punya kumpulan tulisan soal Hidup dari Menulis dari KPS dimana anda salah satu tokohnya.Meski anda telah menjadi anggota DPRD teruslah menulis. Jangan hanya dikritik, namun siap mengkritik. Ketidakberesan banyak banget di sekitar anda.(ayidsuyitno@yahoo.com)
Taufan
Tanggal 06 - 02 - 2012
Met Ultah Pak BS, mewarnai Ultah mengambil tamsil padi, makin berisi makin merunduk. Cermin itu rasanya tepat ketika njenengan sanggup dan mengapresiasi kritik yang oleh sementara orang sering disikapi dgn marah dan sok jumawa, selamat bos...(taufan_64hd@yahoo.co.id)
bambang sadono
Tanggal 06 - 02 - 2012
sesuai janji saya penulis pesan yg ada alamatnya, akan dikirimi buku, hitung-hitung membantu Obyektif, biar cepat terkenal
Taufan
Tanggal 06 - 02 - 2012
Melengkapi pesan saya, ini alamat saya: Dwi Taufan Hidayat, Desa Bergas Kidul RT 01 RW I Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang 50552
Ghufron Hasyim, Jl Medoho Barat I/34 Semarang
Tanggal 09 - 02 - 2012
Alhamdulillah,cita-cita yag sudah lama dipendam Mas Bambang Sadono akhirnya tercapai.Meluncurkan buku ''Bambang Sadono, Sejumlah Kritik''. Di usia 55 tahun,BS maih mumpuni menjadi orang yang kreatif dan bersedia menerima kritik apapun, meski terasa pedas dan panas di telinga. Itulah kelebihan dan kehebatan Wong Blora. Saluut, untuk BS.
M Husnul Hudha
Tanggal 23 - 02 - 2012
Sama Pak, dunia Jurnalis memerlukan pengetahuan dan wawasan soal politik dan preman yang memadai, karena dunia jurnalis sangat luas dan hiterogen, dari sinden sampai presiden. Saya setuju Bapak kembali ke dunia tulis menulis saja. Selamat Pak Bambang Sadono.( M Husnul Hudha, Perum Pemda DIY P-40 Banjardadap Potorono Banguntapan Bantul Yogyakarta)
M.Munir
Tanggal 08 - 03 - 2012
salam sejahtera,di usia yang senja ini ,Bung Sadono masih mampu mengkritik lantas generasi muda nya bagaimana ? mampukah generasi muda kita lebih kritsis dalam mengkritisi..............,semoga di HUT Ke 56 Bung Sadono lebih kritis walau dikritisi, Allah maha segalaNya,amin.

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter