Beranda Lifestyle Group WA Menguntungkan Apa Merugikan?

Group WA Menguntungkan Apa Merugikan?

112
0

SEMARANG, (Obyektif.com) – Akhir-akhir ini, sejujurnya, aku dipusingkan oleh Group-group WA. Begitu banyak dan agresifnya Group WA semacam ini. Ibaratnya hilang satu, tumbuh seribu. Apa saja dibuat Group WA, dari komunitas sastra, ada sastra ini, sastra itu, lalu komunitas wartawan, penulis bebas, bisnis, komunitas keagamaan, jualan online, MLM, sudah pokoknya komplit. Hanya Group WA janda-janda yang belum ada dan belum memasukkan aku di groupnya, haha….

Belum hilang heranku dengan banyaknya group WA yang memasukkan diriku jadi anggota, ee… muncul Group WA keluarga. Dari link ibuku, link bapakku, besan, menantu, semua buat Group WA. Hape kok isinya penuh Group WA, sampai bingung. Anda jangan bilang, tidak suka, keluar saja, o kawan, tidak semudah itu. Pernah keluar, didaftar masuk lagi. Atau malah dimarahi orang rumah. Wong didaftar Group WA keluarga saja kok tidak mau. Serba salah kan? Haha….

Anehnya, dari berbagai kota juga buat Group WA….dan sekali lagi, memasukkan diriku. Misalnya asliku dari Yogyakarta, lalu memasukkan diriku ke “Komunitas Wong Yogya di Perantauan”. Ini baru satu, belum Group WA kota istriku, anak-anakku, sahabat-sahabat baikku. Mungkin saja, juga kota pacar gelapku, haha….

Menghadapi tumbuhnya Group WA, membuat diriku pusing tujuh keliling. Jadi tidak hepi dan tidak nyaman lagi. Coba bayangkan, telat dua hari saja bukak Group WA, sudah ada 1.700 (baca: seribu tujuh ratus) postingan. Itu baru satu group. Gila, menjadikan hape lelet, karena postingan banyak menyertakan gambar dan video juga. Saya pikir, lama kelamaan, Group WA kok malah menyumbang stress nomer satu di dunia, haha….

Nah, sampai di sini, apakah para teman, sahabat, dan handai taulan, punya solusi? Beritahu dong. Okre, selamat siang, salam laos…..hehe. (Tuan Angga).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here