HIKMAH RAMADAN H. SUWANTO, YANG PALING... Ditulis Oleh :harsem, Pada Tanggal : 04 - 08 - 2011 | 11:44:26
 BERITA TERKAIT
Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Beliau menyampaikan pertanyaan, Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?Murid-muridnya menjawab, Orang tua, guru, dan sahabat.
Jawaban kalian benar. Tetapi yang sesungguhnya paling dekat dengan kita adalah kematian, ujar Sang Imam. Lalu dijelaskan soal firman Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185).
Lalu apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?, tanya Sang Guru. Murid-muridnya menjawab, Negara Cina, bulan, matahari dan bintang-bintang. Imam Ghozali menyebut semua jawaban muridnya itu benar.Tetapi dia jelaskan, yang paling jauh adalah masa lalu. Walau dengan cara apa saja sekalipun, kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama, jelasnya.
Pertanyaan dilontarkan lagi, Apa yang paling besar di dunia ini? Murid-muridnya menjawab, Gunung, bumi dan matahari. Lagi-lagi, semua jawaban muridnya dibenarkan. Namun dijelaskan, yang tepat menurut hakikat, bahwa yang paling besar di dunia adalah nafsu. Sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an surat al-A'raf ayat 179. Kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka, terang Syekh Al-Ghozali.
Pertanyaan dilanjutkan, Apa yang paling berat di dunia ini? Murid serempak menjawab, Besi dan gajah. Benar, kata sang imam. Tapi kuberitahukan pada kalian, yang paling berat adalah: memegang amanah, sahutnya. Beliau lantas membacakan surat al-Ahzab ayat 72. Yaitu menyebutkan tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat, semua menyatakan tak sanggup ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di bumi. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan itu, sehingga banyak dari manusia masuk neraka karena tidak dapat memegang amanahnya.
Pertanyaan berikutnya dari sang guru, Apa yang paling ringan di dunia ini?. Murid-muridnya ada yang menjawab, Kapas, angin, debu dan daun-daunan. Seperti sebelum-sebelumnya, Imam Ghozali mengatakan jawaban para murid benar. Namun diberi penjelasan bahwa yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan shalat. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan shalat, gara-gara aktivitas kita meninggalkan shalat. Orang enteng saja beralibi, tuturnya.
Selanjutnya, ditanyakan: Apakah yang paling tajam di dunia ini?. Murid-muridnya menjawab dengan serentak, Pedaaaang…! Benar tetapi yang paling tajam adalah lidah manusia. Karena melalui lidah, manusia selalu saja menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri, terang Imam Ghozali. (harsem)
Catatan: H.Suwanto, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah. Dia juga merupakan salah satu pengusaha sukses di kota Semarang, dengan bendera PT. Aneka Ilmu Group.
---------------------------------------
|