KETIGAKALINYA, BANK JATENG TERIMA TAX AWARD Ditulis Oleh :Angga, Pada Tanggal : 27 - 01 - 2012 | 22:21:35
 BERITA TERKAIT
Untuk ketigakalinya, Bank Jateng mendapatkan penghargaan Tax Award, sebagai salah satu Pembayar Pajak Terbesar Tahun 2011 di lingkungan Kanwil Ditjen Pajak I, setelah dua tahun sebelumnya, 2010 dan 2009 meraih penghargaan yang sama. Untuk tahun 2011, Bank milik Pemda se Jateng ini, menyetor pajak sebesar Rp 126,03 milyar. Selain Bank Jateng, ada10 perusahaan yang juga menerima penghargaan serupa.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jateng I, Sakli Anggoro, belum lama ini, di Semarang, Jawa Tengah. Menurut Sakli, seperti dilansir jatenginfo.web.id, penghargaan itu bertujuan mendorong serta meningkatkan kesadaran pengusaha dan masyarakat dalam membayar pajak. Pajak sangat diperlukan untuk pembangunan.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jateng, Hariyono, ketika menerima penghargaan di kantornya Jalan Pemuda Semarang, mengatakan, seiring dengan peningkatan kegiatan usaha bank yang dia pimpin, kontribusi setoran pajak juga meningkat setiap tahun. Penghargaan tersebut bagi Bank Jateng merupakan energi tambahan untuk berkembang lebih pesat.
”Tahun 2011 baru lalu, pajak penghasilan atas laba usaha (pajak badan) yang dibayarkan mencapai Rp 126,03 miliar. Bank Jateng juga berperan sebagai pemotong pajak atas penghasilan yang diterima oleh pegawai, serta sebagai bank persepsi yang menerima pembayaran dari masyarakat,” jelasnya.
Kontribusi pembayaran pajak dari Bank Jateng tersebut, merupakan indikasi ketegasan salah satu visi lembaganya, yaitu sebagai Penunjang Pembangunan Daerah. “Dengan visi tersebut, Bank Jateng secara tegas menunjukkan komitmennya untuk selalu meningkatkan kontribusi dalam kegiatan pembangunan,” tambahnya.
Dia berharap koordinasi dan kerja sama antara Bank Jateng dan Kantor Pajak dapat ditingkatkan lagi, sehingga perbedaan persepsi yang terjadi antara petugas pajak dan bank tidak terjadi. ”Itu penting, karena jujur saja, kami akui beban kekurangan pajak akan berdampak pada profitabilitas usaha pada tahun berikutnya,” katanya menutup pembicaraan. (Angga).
---------------------------------------------------
|