Beranda Hot News Kelahiran Angkatan Baru Puisi Esai

Kelahiran Angkatan Baru Puisi Esai

273
0
BERBAGI

JAKARTA, (Obyektif.com) – Denny JA seorang penggiat sastra mengungkapkan, di tahun 2018 ini, menjadi tonggak kelahiran “angkatan baru puisi esai” yang ditandai penerbitan 34 buku puisi dari seluruh provinsi di Indonesia.

Menurutnya, akan segera terbit 34 buku puisi esai dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, yang menandai lahirnya sebuah angkatan baru puisi esai, tutur Denny dalam keterangan persnya di Jakarta, baru-baru ini.

Ditambahkan, puisi esai itu melibatkan 170 orang dari kalangan penyair, penulis, aktivis, peneliti dan jurnalis, dari Aceh sampai Papua. Lebih lanjut, Denny menuturkan, dari 170 penggiat sastra itu memunculkan lima ciri khas utama yang serupa, yakni:

1.Kesatu: Menampilkan fakta dan fiksi tentang kehidupan sosial.

2.Kedua: Seluruh puisi memiliki 2.000 kata yang sebagian besar bisa ditulis sebanyak satu hingga dua halaman, namun 170 penulis tersebut bisa mencapai 10 halaman atau lebih.

3.Ketiga: Dari 170 puisi minimal memiliki 10 catatan kaki seperti karya ilmiah, menampilkan peristiwa sosial sebagai kisah nyata, dan sumber informasi dapat dilacak dan mengandung riset.

4.Keempat: Dari puisi-puisi tersebut, terdapat drama dan hubungan pribadi seperti cerita pendek yang dipuisikan.

5.Kelima: Seluruh puisi lahir saat momen yang sama sebagai penanda sebuah masa karya generasi sastra.

Menurut Denny JA, kemunculan sejumlah karya tersebut menjadi magnet perdebatan positif, dari berbagai komunitas sastra baik yang pro dan kontra, melalui kritikus, komentator, dan analisis yang memberikan pandangan masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Denny memberikan contoh, sastrawan Sapardi Djoko Damono menulis: “Ini sejenis karangan yang belum pernah saya dapati dalam kesusastraan Indonesia sebelumnya,” katanya. Kemudian ia menyebutnya sebagai puisi esai. Sampai berita ini diturunkan, perdebatan antara yang pro dan kontra, masih terus berlangsung dan itu dinilai Denny JA sebagai sesuatu hak yang wajar, setiap lahir sesuatu yang baru. (Drs Kasminanto).

Foto: Koleksi www.dennyjaworld.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here