Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Sehat0 Komentar  |  949 Pembaca

TEH CEGAH STROKE & PARKISON
Ditulis Oleh :Administrator, Pada Tanggal : 19 - 02 - 2011 | 17:13:40

Jika selama ini Anda penggemar minum teh, maka berbahagialah Anda, karena dengan minum teh 4 sampai 5 cangkir sehari, menurut penelitian bisa mencegah stroke dan parkison. Demikian dijelaskan oleh Ahli Gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, Dr Kusmiyati DK Mkes, belum lama ini.

Ditambahkan, teh (Camelia sinensis) merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan sub tropis. Menurut legenda kuno China, teh ditemukan secara kebetulan oleh Kaisar Shen-Nung pada tahun 2737 SM, dalam perjalanan tugasnya, ketika rombongan sedang memasak air untuk minum, daun-daun dari semak-semak teh liar secara tak sengaja jatuh ke dalam air tersebut. Shen-Nung mendapati bahwa air rebusan tersebut nikmat rasanya.

Sampai saat ini dikenal sekitar 3000 jenis teh, dan pada umumnya setelah daun teh dipanen, ada tiga jenis pemrosesan yang membedakan teh menjadi tiga jenis, yaitu teh hijau (green tea), teh oolong (oolong tea), dan teh hitam (black tea). Daun teh yang paling baik dan paling mahal harganya adalah daun muda yang lunak yang didapat dari tiga pucuk daun teratas. Jenis yang paling digemari baik di Amerika, Eropa dan Indonesia adalah teh hitam, lebih dari tiga perempat teh dunia diolah menjadi teh hitam.

Teh hitam didapat dari proses pelayuan, fermentasi, pengeringan dan penggilingan. Proses fermentasi menyebabkan warna daun teh menjadi cokelat dan mempunyai cita rasa yang khas. Teh hijau adalah jenis teh tertua dan disukai oleh masyarakat Jepang dan China. Teh ini dibuat dengan cara pemanasan mendadak pada temperatur tinggi agar tidak terjadi oksdidasi, sehingga warna hijau daun teh tetap dipertahankan, sedangkan teh oolong adalah teh yang agak menyerupai teh hitam maupun teh hijau yang dibuat dengan cara semi fermentasi atau fermentasi dihentikan sebelum proses berlangsung sempurna, teh ini berwarna cokelat kehijauan.

Teh mengandung komponen bioaktif yang dinamakan polifenol, yang pada umumnya terdiri dari asam fenolat, flavonoid dan tannin. Polifenol merupakan antioksidan, diantaranya adalah keturunan dari katekin. Salah satu dari katekin tadi adalah epigalikatekin-3-O-galat (EGCG) dan quercetin, keduanya merupakan antioksidan kuat, 4-5 kali lebih tinggi dibanding vitamin E dan C.

Komponen bioaktif lainnya adalah kafein. Kafein dalam teh relatif lebih besar daripada dalam kopi, tetapi karena pemakaian dalam minum teh cenderung lebih encer, maka perolehan kafein dalam secangkir teh lebih rendah dibanding kopi. Kafein dapat menghilangkan rasa kantuk, kepenatan dan rasa bosan. Kafein juga dapat meningkatkan denyut jantung, meningkatkan keluarnya asam lambung, produksi urin dan meningkatkan kapasitas otot. Kafein juga berpengaruh terhadap syaraf pusat sehingga menstimulir kreativitas.

Penelitian menyebutkan air teh kental dapat membasmi virus dan kuman karena teh hijau mengandung katekin serta asam amino terutama teanin, yang dapat merangsang sel T dalam membentuk kekebalan tubuh. Penelitian di Belanda menyebutkan bahwa mengkonsumsi 4-5 cangkir teh per hari dapat menurunkan risiko terjadinya stroke dibanding yang hanya mengkonsumsi kurang dari  2 cangkir teh. Penelitian lain menyebutkan bahwa makin banyak mengkonsumsi teh hitam, makin rendah kemungkinan terjadinya serangan jantung.

Teh juga efektif melindungi kulit dari panas sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Prof. Itaro Oguni dari Jepang menganjurkan minum 10 cangkir teh setiap hari secara teratur karena dapat mencegah timbulnya kanker. Komponen utama teh hijau yang diyakini memiliki aktifitas biologi sebagai anti kanker adalah EGCG, diantaranya adalah kanker payudara dan prostat.

Teh juga merupakan sumber mineral fluoride, sehingga dapat untuk menguatkan email gigi. Katekin pada teh juga dapat mencegah proses pembentukan plak gigi, dan mencegah pembengkakan pada gusi, serta mencegah bau napas tak sedap karena mempunyai khasiat antibakteri.

Teh hijau kaya akan kalsium dan fosfor yang membuat tulang dan gigi menjadi kuat. Teh juga meningkatkan metabolisme karbohidrat dan membantu membakar lemak. Minum teh hijau tiga kali sehari dapat membakar 200 kalori ekstra per hari, sehingga teh dapat mencegah kegemukan. Teh hijau mengandung vitamin K yang berperan dalam proses pembekuan darah. Teh hijau dapat menurunkan kolesterol LDL, sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner. Konsumsi 3 cangkir atau lebih per hari dapat mengurangi kejadian infark otot jantung.

Teh hijau juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan parkinson, karena mengandung polifenol yang dapat melindungi sel saraf dengan meningkatkan aktivitas pertumbuhan neurit. Tidak dianjurkan mengonsumsi tablet besi bersamaan dengan teh karena akan menghambat penyerapan zat besi.

Ada beberapa pendapat dari para ahli mengenai konsumsi vitamin dalam dosis tinggi. Untuk vitamin-vitamin yang mempunyai sifat larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K perlu berhati-hati. Vitamin-vitamin tersebut tidak dapat diekskresikan lewat urin, dan yang ditakutkan adalah akumulasinya di dalam jarinan/hati sehingga dapat menimbulkan keracunan. Untuk vitamin-vitamin yang larut dalam air, yaitu golongan vitamin B dan C, ada ahli yang berpendapat bahwa aman-aman saja bila dosis berlebih karena vitamin ini dapat diekskresikan bersama urin, namun ada ahli yang berpendapat bahwa bila hal ini terjadi terus-menerus akan menambah beban pada ginjal, sedangkan ginjal mempunyai kemampuan terbatas.

Sebenarnya semua zat gizi yang diperlukan tubuh kita dapat diperoleh dari bahan-bahan pangan alami. Dengan demikian, bila kita mampu menjaga pola makan agar dapat memberikan semua zat gizi yang diperlukan tubuh sesuai aktifitas sehari-hari, maka kita tidak membutuhkan kehadiran suplemen.

Tetapi bila karena sesuatu hal konsumsi makanan kita tidak dapat menjamin kebutuhan tubuh untuk melakukan aktivitas, atau pada keadaan-keadaan tertentu dimana kebutuhan vitamin meningkat seperti pada waktu sakit, masa penyembuhan sehingga tubuh membutuhkan jumlah yang lebih dari biasanya maka suplemen perlu dikonsumsi. Penting diketahui adalah suplemen bukan sumber energi.

Sumber energi yang baik adalah bahan-bahan pangan sumber karbohidrat, lemak dan protein. Jangan biarkan diri kita tergoda untuk mengonsumsi sesuatu yang tidak selalu kita butuhkan. Oleh sebab itu, sebelum mengkonsumsi suplemen, harus bertanya dulu pada diri kita: Benarkah kita butuhkan? Jawabannya terserah Anda. (ars)

                                                  --------------------------------

    

SECANGKIR KOPI UNTUK UMUR PANJANG

Kabar gembira buat pencinta kopi. Dengan minum secangkir kopi tiap hari ternyata banyak manfaat yang bias diraih. Selain pembuluh darah jadi lebih terpelihara juga bias membuat tubuh lebih segar. Kopi juga bias membuat orang berusia panjang. Ini dia rahasianya!

Sebuah investigasi unik dilakukan untuk mengetahui hal-hal yang bias membantu orang mencapai usia 100 tahun meski mereka memiliki tekanan darah tinggi. Jawaban yang terungkap adalah meminum secangkir kopi setiap hari.

Berdasarkan sebuah hasil penelitian yang dilansir Times of India, secangkir kopi setiap hari akan dapat membantu elatisitas pembuluh darah. Hal ini dapat mencegah resiko penyakit jantung. Orang yang minum satu atau dua cangkir setiap hari memiliki tingkat elastisitas arteri yang lebih baik ketimbang yang hanya minum kopi sedikit atau tidak sama sekali.

Subyek penelitian adalah orang berusia 65 hingga 100 tahun di pulau Ikaria di Yunani. Pulau itu terkenal dengan julukan pulau “umur panjang”. Sepertiga penduduknya mencapai usia 90 tahun.

Dr Christina Chrysohoou, yang memimpin penelitian itu, mengakui ada bukti yang bertentangan mengenai dampak meminum kopi dengan kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi memperparah tekanan darah tinggi. “Namun, meminum kopi sudah melekat erat sebagai tradisi dalam budaya Yunani sehingga penting untuk meneliti kaitan minum kopi di pulau itu dengan “harapan hidup yang tinggi”, demikian tegas Dr Christina Chrysohoou.

Pembuluh darah pada subyek penelitian, diteliti kekenyalan dan kelenturannya. Sekitar 56% peminum kopi berkategori moderat yaitu mengkonsumsi kopi antara satu hingga dua cangkir sehari. Ternyata mereka memiliki kesehatan pembuluh darah yang baik, dengan aliran darah yang serupa dengan orang yang lebih muda.

Pembuluh darah mereka lebih lentur ketimbang dari orang yang sedikit atau bahkan tidak minum kopi. Satu dari sepuluh orang yang meminum tiga atau lebih cangkir kopi sehari paling rendah kelenturan pembuluh darahnya. Temuan itu dilansir pada kongres The European Society of Cardiology di Stockholm.

Dr Christina Chrysohoou mengatakan peminum kopi rata-rata mengkonsumsi 25-50 ml kopi sehari. Kopi Yunani maupun kopi lain punya khasiat yang sama. (Stifa)

   

 


KOMENTAR

Tidak Ada Komentar

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter