Beranda Tips Sehat Khasiat Buah Okra

Khasiat Buah Okra

461
0
BERBAGI

Sudahkah anda  mengenal buah Okra? Simak, pembahasan tentang buah Okra dan manfaatnya bagi kesehatan. Okra adalah buah sekaligus sayur yang masih belum populer di Indonesia. Okra sangat bagus untuk kesehatan.

Okra memang belum banyak dikenal di negeri kita. Namun negara-negara di kawasan Asia Tengah maupun Asia Selatan,  sangat kesohor. Tanaman ini sudah populer dan bahkan sudah banyak penggemarnya. Okra merupakan sayuran buah yang dapat diolah menjadi beragam makanan lezat dan berkhasiat bagi kesehatan. Menanamnya pun mudah dilakukan, meski di lahan sempit menggunakan media pot besar biasa (hidroponik).

Okra yang dikenal dalam bahasa latin Abelmoschus Esculentus,  termasuk tanaman genus Hibiscus dari famili Malvaceae (kapas-kapasan).Tanaman ini terkenal dengan istilah Lady’s Finger karena bentuk buahnya yang panjang dan meruncing di bagian ujungnya, seperti jari-jari lentik wanita cantik.

Okra berasal dari Benua Afrika dan dibawa ke Amerika sekitar tiga abad yang lalu oleh para budak Afrika. Saat ini tanaman Okra sudah dikenal luas di berbagai negara di Asia, Eropa, dan Australia. Bahkan masakan berbahan dasar Okra sangat populer di Sri Langka, Jepang, Philipina, Arab Saudi dan Eropa. Di Indonesia Okra tidak terlalu dikenal, walaupun ternyata tanaman ini sudah dibudidayakan sejak ratusan tahun silam.

1. Kandungan Gizi dan khasiatnya:
Okra merupakan tanaman kaya protein dan serat. Kandungan minyak yang terkandung pada biji Okra sebesar 40%. Minyak biji Okra kaya akan asam lemak tak jenuh seperti asam oleat dan asam linoleat. Buah Okra mengandung protein sebesar 3,9% dan lemak 2,05%. Energi di dalam 100 gram buah Okra 40 kkal. Mineral di dalam buah Okra adalah kalium (6,68%) dan fosfor ( 0,77%).

Okra termasuk sayuran hijau yang kaya serat pangan. Selain serat, Okra juga mengandung glutation. Serat sangat penting bagi tubuh karena dapat mencegah konstipasi (susah buang air besar), obesitas, hiperkolesterolemia ( kolesterol tinggi), diabetes (kencing manis), dan kanker kolon (usus besar).

Serat pangan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu serat larut (soluble dietary fibre) dan serat tidak larut (insoluble dietary fibre). Serat larut air (SDF) mempunyai hipokolesterolemik atau menurunkan kadar kolesterol darah. Mekanismenya yaitu, kemampuan menahan reabsorpsi garam empedu dari usus ke dalam darah, sehingga garam empedu banyak yang diekskresi. Garam empedu disintetis dari kolesterol darah oleh hati. Terbuangnya garam empedu akan menurunkan kolesterol darah.

Serat tidak larut (IDF) berperan utama mencegah perkembangan kanker kolon. IDF akan meningkatkan volume feses, sehingga mengencerkan konsentrasi senyawa karsinogen. Kondisi ini akan menurunkan kesempatan senyawa karsinogen berinteraksi dengan dinding usus, sehingga memperkecil resiko kanker.

IDF juga menurunkan waktu transit feses di usus, sehingga dapat memperlancar buang air besar. Fermentasi serat oleh bakteri usus yang menguntungkan (bakteri asam laktat) akan menurunkan pH di usus besar, sehingga dapat menekan perkembangan kanker kolon.

2.Okra Mencegah Kanker:
Warna hijau pada sayuran  Okra, disebabkan adanya pigmen klorofil. Klorofil memiliki sejuta manfaat karena bersifat antiradang, antimutagenik, antikanker, dan antioksidan. Sebagian antimutagenik dan antikanker, klorofil dapat mencegah kanker hati dan kanker kolon.

Sebagai antioksidan, klorofil dapat mencegah oksidasi kolesterol jahat oleh radikal bebas, sehingga pembentukan plak pada pembuluh darah (aterosklerosis) dapat dicegah. Klorofil juga dapat menyembuhkan luka tanpa disertai pembengkakan.

3.Khasiat Okra bagi Kesehatan:
Cara Menggunakan Okra untuk penderita gula darah dan kolesterol.
Ambil 3 atau 4 buah Okra, dirajang tipis, direndam dalam 2 gelas air, lalu masukkan di kulkas selama kira-kira 3 (tiga) jam. Hasil dari rendaman ini airnya menjadi berlendir. Selanjutnya diminum air nya saja, baik untuk diminum setelah makan. Setelah airnya habis diminum, tambah 2 gelas air lagi. Hasil rendaman kedua ini lendirnya tambah kental. Sejuk dingin rasanya, untuk minuman sehari-hari. Irisan Okra ini dapat direndam sampai 3 kali.

Selanjutnya, bagi penderita asam urat dan kolesterol,  sesudah 12 -14 hari minum air Okra, coba cek darah Anda di laboratorium. Bila hasilnya baik, mungkin bisa stop obat dokter, gunakan Okra sebagai pengganti obat. B

Bagi pria yg sakit diabetes, impoten, minum rendaman Okra  ini sampai sebulan, dan rasakan hasilnya. Bagi yang sakit lutut kena Osteo Arthritis, sakitnya dapat mereda dengan minum air rendaman ini. Selamat mencoba semoga berhasil sehingga tetap sehat dan bugar. (Neny/wecangrowit.org)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here