Beranda Hot News Lagi, Oknum Guru Memukul Muridnya

Lagi, Oknum Guru Memukul Muridnya

224
0
BERBAGI

CILACAP, (Obyektif.com) – Seorang guru seharusnya mengayomi dan mendidik siswanya dengan baik dan benar. Akan tapi beda halnya yang dialami oleh seorang siswa bernama R. Ia yang bersekolah di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Cilacap, mengalami nasib sial. Mendapatkan perlakuan buruk dari seorang oknum guru matematika di sekolahnya, baru-baru ini.

Oknum guru itu bukannya mendidik, malah melakukan hal yang tidak layak dilakukan oleh seorang pendidik. Ia diduga kuat telah menganiaya anak didiknya R. Akibatnya, siswa itu mengalami memar di dada sebelah kiri, akibat cubitan yang dilakukan oleh oknum guru matematikanya yang bernama M.

Kejadian tersebut menurut penuturan R sendiri, selaku korban, pagi itu sekitar pukul 09:30, oknum guru matematika tersebut sedang mengajar di kelasnya dan menanyakan soal pekerjaan rumah (PR), minta dikumpulkan. Namun R lupa membawa buku tugasnya tersebut. Menurut keterangan R tugasnya sudah dikerjakan, cuma bukunya ketinggalan di rumah.

Tanpa pikir panjang oknum guru matematika itu memukul di bagian kepala R dua kali. Setelah dipukul oknum guru tersebut masih belum puas. Lalu mencubit R, hingga mengalami lebam di sekitar dada sebelah kirinya. Dan bukan hanya R saja yang di pukul, tetapi ada dua teman sekelasnya yang lain, juga dipukul. Begitu menurut keterangan R ketika dikonfirmasi, kemarin.

Siangnya R pulang ke rumahnya. Sampai di rumah R mengatakan kepada ibunya bahwa kepalanya pusing. Ia menceritakan baru saja dipukul kepalanya oleh gurunya. R mengatakan tidak mau sekolah lagi.

Mendengar hal tersebut, orang tua mana yang tidak sedih apabila anak diperlakukan begitu hingga membekas di tubuh si anak. Menurut keterangan Ny.Yunita, ibu Rumah ketika diminta keterangan mengatakan: “Sebenarnya R bukan hanya kali ini saja dipukuli oleh guru M tersebut. Ini yang kedua kalinya. Kejadian pertama memang tidak separah yang dialami anaknya sekarang. Saya selaku orang tua anggap masih hal yang wajar. Tetapi kali ini, saya dan keluarga tidak tinggal diam. Harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Soalnya anak saya mengalami trauma dan tidak mau sekolah,” jelas si ibu.

Akhirnya pada hari yang sama orang tua R melaporkan kasusnya ke Polres Kabupaten Cilacap. Diterima oleh Unit PPA Polres cilacap dengan surat laporan bernomor surat: STTPP/11/1/2018/SPKT Res Clp. Sekarang masyarakat masih menunggu perkembangannya. (Nover Zai)

Foto: Nover Zai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here