Beranda Sastra Budaya Medsos, Musuh Utama Demam Panggung

Medsos, Musuh Utama Demam Panggung

81
0
BERBAGI
Sosiawan Leak bicara atasi demam panggung. (Foto: Obyektif.com/Hardono)

Tahukah saudara-saudara, musuh utama seseorang menjadi demam panggung adalah media sosial atau lebih dikenal dengan nama medsos. Ketika seseorang tampil di panggung dan audience pendengarnya mengacuhkan, malah banyak yang main Hp dengan mengakses medsos, maka saat itulah si pelaku utama di panggung, entah dia sedang berperan sebagai pembaca puisi, monolog, pembicara, atau sedang presentasi suatu produk sekali pun, akan menjadi grogi dan dihinggapi demam panggung.

Begitulah penjelasan Sosiawan Leak seniman serba bisa, aktor, penulis, deklamator, dalam acara “Sedekah Budaya, Ngaji Sastra Bulan Ramadan, Sinau Bareng” bersamanya, di Vina House Semarang, baru-baru ini. Leak yang asli Solo itu, memaparkan materi “Monolog dan Mengatasi Demam Panggung”. Meski Pemrakarsa kegiatan, Bu Sulis Bambang, menyediakan sekitar 200-an kursi, tak urung peserta penuh, dan banyak yang rela berdiri di belakang. Acara ini sukses berkat dukungan Vina House, Rotary Kunthi, Rotaract Club of Semarang Yudisthira, Rsc Kunthi Pandawa, dan Bengkel Puisi Taman Maluku.

Menurut Leak ada empat masalah pokok yang membuat seseorang jadi demam panggung. Di antaranya, karena minder, tidak siap materi, merasa diri lebih kecil, dan diacuhkan misalnya karena peserta lebih mementingkan asyik di medsos lewat Hp-nya. “Semua itu momok yang harus diatasi, baik secara psikologis, maupun olah gerak di belakang panggung, sebelum tampil. Sedangkan monolog baru bisa dipentaskan, kalau ada konflik. Membaca puisi pun, jika di dalam puisi itu ada konflik, bisa dibuat monolog. Dalam monolog ini lebih seru bila memasukkan unsur-unsur lain di sekitar, misalnya vas bunga, jam di dinding, dan lain-lain.

Acara Sinau Bareng Leak itu, juga diselingi pembacaan puisi di antaranya oleh Bu Sulis Bambang, Cynthia Suwarti,  dan lain-lain. Lalu musikali puisi, tanya jawab, yang berlangsung seru, karena antuasiasnya yang bertanya. Sebelum acara dimulai diadakan pertemuan khusus dari para aktivis Puisi Menolak Korupsi (PMK), yang merencanakan tiga tahun refleksi dan evaluasi PMK, yang menurut rencana akan dipusatkan di Semarang. Akan menghadirkan kordinator roadshow PMK dari seluruh penjuru tanah air. Aktivis PMK yang rapat di antaranya Bu Sulis Bambang, Sosiawan Leak, Heru Mugiharso, Wardjito Soeharso, Anggoro Suprapto, Wage Teguh Wiyono, Bontot Sukandar, Handry Tm, Hilda Rumambi, dan lain-lain. Dalam acara itu Hilda Rumambi, secara aklamasi disepakati menjadi ketua kegiatan. (Hardono).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here