Beranda Hot News Memalukan, Popda ke XIV di Langsa

Memalukan, Popda ke XIV di Langsa

143
0

Aceh (Obyektif.com) – Pelaksanaan Pekan Olah Raga Pelajar Aceh (POPDA ) ke XIV di Kota Langsa memalukan. Pasalnya pihak penyelenggara tidak siap untuk pelaksanaan even besar tersebut. Pada pelaksanaan hari pertama  pertandingan belum lama ini, semua jadwal pertandingan cabang olahraga (cabor) tidak ada. Hingga siang hari jam 12. 00 WIB baru siap jadwal 4 cabor. Hal ini membuat kacau seluruh  tim kepanitiaan dan tim kontingen.

Karna tidak adanya jadwal ini tim medis tidak ada yang stanbay di titik lokasi pertandingan. Mereka berputar-putar mencari titik lokasi masing masing pertandingan. Begitu juga tim pengamanan dari Polres Langsa yang bertemu wartawan di media centre mengaku belum menerima jadwal dan lokasi pertandingan, sehingga mereka kuwalahan .

Sementara pihak pelaksana kegiatan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora), Muzakir, yang di konfirmasi wartawan menuding  masalah medis adalah tanggung jawab Dinas Kesehatan Kota Langsa.Sedangkan jadwal pertandingan ia mengaku memang belum ada karena baru selesai meeting sore kemaren.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Langsa, dr Sarbaini, kepada wartawan mengatakan, dari kemarin pihaknya sudah meminta jadwal pertandingan pada panitia pelaksana Dispora, namun hingga hari pertama pertandingan pihaknya belum menerima jadwal tersebut. Meskipun demikian pihaknya tetap melakukan potroli dan bersiaga siaga di sejumlah titik pertandingan.

Pihak Hubungan masyarakat (Humas ) Pemko Langsa yang di konfirmasi wartawan terkait akses informasi untuk pekerja media  mengaku tidak tahu menahu dan tidak dilibatkan dalam panitia oleh pihak Dispora. Semua informasi langsung di-handle oleh staf Dispora. .

Hari pertama pertandingan juga banyak atlit yang mengaku  kepada wartawan mereka tersesat saat mengunjungi titik lokasi pertandingan karena tidak adanya pemandu dan peta lokasi pertandingan dari panitia pelaksana. “Kami bingung tidak tahu lokasi pertandingan di mana?” jelasnya kepada sejumlah wartawan. “Banyak teman-teman kami tersesat berputar-putar di Kota Langsa. Kami inikan pendatang, seharusnya pihak penyelenggara memberikan kami pemandu atau peta lokasi,“ ujar salah seorang kontingen asal daerah lain di Aceh. (Mustafa Rani).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here