Beranda Hot News Misteri Kecelakaan di Salib Putih

Misteri Kecelakaan di Salib Putih

2481
0
BERBAGI

Salatiga, (obyektif.com) – Seringnya terjadi kecelakaan di kawasan perempatan Kumpulrejo atau lebih dikenal dengan perempatan Salib Putih, di daerah Jalur Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Jateng, dimaknai penduduk setempat, sebagai gangguan gaib. Dunia boleh maju, memasuki era digital, tetapi kepercayaan penduduk seperti itu, juga tidak bisa dihindari.

Di kawasan perempatan Salib Putih, tepatnya di Kelurahan Kumpul Rejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, penduduknya masih sangat sederhana cara berpikirnya. Mereka kebanyakan berprofesi sebagai petani dan buruh kasar. Daerah ini dulu terpencil, meski sekarang jadi ramai karena terlanda arus modernisasi. Sebetulnya, sekitar perempatan Salib Putih ini memiliki jalanan menurun tajam dan curam, dari jalur arah Kopeng maupun turunan yang panjang dari arah jalur Solo menuju Semarang. Fakta lapangannya seperti itu, sehingga banyak terjadi kecelakaan, terutama truk bermuatan berat, remnya blong.

Namun menurut penuturan beberapa warga, menganggap kecelakaan terjadi, karena “penunggu” kawasan tersebut marah, sebab kurang sesaji. Mereka kesal dan mencelakakan manusia, terutama di perempatan maut tersebut. Saproji (43) salah seorang warga Pulutan, Salatiga mengatakan, seharusnya setelah banyak kecelakaan di perempatan Salib Putih sampai memakan korban tewas, pemerintah dalam hal ini Pemkot Salatiga maupun masyarakat sekitar, menyikapinya dengan menggelar “selamatan”.dan jika perlu menggelar “ruwatan” di kawasan ini.

Pasalnya, hampir setiap bulan selalu saja ada kecelakaan. Entah itu kecelakaan sepeda motor ataupun mobil yang menyebabkan jatuhnya korban, entah korban luka ataupun tewas di lokasi kejadian, atau meninggal di rumah sakit. Dan hal seperti itu sudah berlangsung lama, bertahun-tahun. Apalagi kalau musim hujan dan jalanan licin. Pasti banyak kecelakaan.

Hal senada juga diungkapkan Muh Kamdani (47) warga Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Dirinya mengaku saat melintas malam hari di daerah perempatan Salib Putih, sering dikagetkan dengan munculnya sesosok tubuh tinggi besar dan berpakaian serba putih. Karena kaget, lalu membanting stir kearah kanan bahu jalan. Akibatnya, motor yang dikendarainya terperosok ke kebun. Namun, setelah berhasil naik dari kebun tersebut ternyata tidak ada apa-apa. “Apakah ini hanya halusinasi saya saja, atau gimana?” katanya.

Namun menurut penuturan tokoh-tokoh agama setempat, juga kalangan intelektual, membantah apa yang dituturkan warga. Semuanya itu tidak benar. “Ya karena kondisi alamnya yang berbahaya, yaitu jalanannya menurun tajam dan kalau hujan licin,” tuturnya. Penduduk boleh saja beransumsi seperti itu, tetapi dari kacamata ilmiah, rasanya kok aneh. Menurut mereka, kepercayaan adanya campur tangan gaib, itu lama kelamaan akan hilang. Apalagi sekarang muncul generasi muda berpendidikan tinggi di wilayah ini. “Cara berpikirnya lain lagi. Mereka lebih percaya Mbah Google, daripada hantu. Hahaha..,” tutur Dr Nasikun belum lama ini. Dia memang sering berkunjung ke Salib Putih, jadi paham medan sekitar. (M. Nuraeni).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here