Beranda Puisiku Puisimu NEGOSIASI POLI-TIKUS

NEGOSIASI POLI-TIKUS

66
0
BERBAGI
Agung Wibowo yang mengaku Penyair Patidusa, sedang in action. (Foto: Koeksi Agung)

Agung Wibowo:

NEGOSIASI POLI-TIKUS

Tikus-tikus terbirit-birit takut diurus
Bersembunyi lari diendus
Khawatir diberangus
Mampus!

Menggalang suara sekutu mencicit
Diam-diam lalu menggigit
Kebat kebit
Menjerit-jerit​

Lembar-lembar pagar paksa dilempar
Berniat keji membongkar
Kasak kusuk
Menyebar

Kucing-kucing bunting nanar bergeming
Lelah tertangguh kesah
Tak berdaya
Menyerah

Siapa kini kepada siapa?
Saat kebenaran dibenamkan
Belenggu dilonggarkan
Ne-go-si-a-si!

Tinggalah teriakan sang jelata
Nelangsa pilu menyayat
Tak dihiraukan
Sekarat

Semarang, 24-3-2017.

PUISI UNTUK KAUMKU

Lolong-lolong jalang lalu melalang
Sumbang terucap lantang
Berkacak pinggang
Garang

Buas
Nafsu membias
Buta mengeras cadas
Ambisi menerabas lautan lepas

Melupa haq adalah haq
Naif berkolaborasi memihak
Paksakan kehendak
Merombak

Andaikan
Hijab disibakkan
Nyala-nyala pun didekatkan
Masihkah kau ‘kan memperdebatkan?

Luhur budi terkapar mati
Membusuk kian hari-hari
Tak peduli
Mengkhianati

Andaikan
Gerbang dibukakan
Sia-sia usaha diperlihatkan
Masihkah kau ‘kan memperjuangkan?

Masa pun berganti masa
Lewati deru-deru angkasa
Sebelum binasa
Menyisa

Semarang 13-3-2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here