Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
NEWS1 Komentar  |  2724 Pembaca

DITEMUKAN TOKEK RAKSASA SEBESAR BUAYA
Ditulis Oleh :Administrator, Pada Tanggal : 26 - 01 - 2011 | 14:51:23

 

Tokek raksasa sebesar buaya, seberat  64 kilogram ditemukan di perbatasan Nunukan-Malaysia di Kalakbakan, oleh seorang remaja, warga negara Malaysia. Binatang yang kalau di Jawa, biasa ngendon di perumahan itu, ditemukan di kawasan hutan yang berada di perbatasan antara Siemanggaris, Nunukan dan Serudong Malaysia, yang ternyata masih menyimpan potensi flora dan fauna yang jarang diketahui penduduk.

Arbin, warga Tawau, Malaysia, yang sempat mengabadikan gambar tokek itu, seperti dilansir Tribun-Kaltim menceriterakan, kejadian itu bermula ketika seorang remaja pemilik tokek tersebut, masuk ke hutan untuk mencari tokek. Soalnya di Malaysia, penduduk sedang ramai  berburu tokek, karena harganya mahal. Nah, si remaja itu, ikut-ikutan.

Nasib baik nampaknya sedang berpihak pada remaja tersebut. Soalnya, ketika sedang berburu tokek itu, dia kaget menemukan tokek ukuran raksasa. Dengan ragu-ragu, karena dihinggapi rasa takut, heran dan juga gembira, dia mendekati si tokek, yang ternyata tidak bisa bergerak karena besarnya. Mengingat harganya mahal, dia akhirnya memikul tokek itu dan dibawa pulang. Ternyata, si tokek hanya diam saja digendong si remaja. Seperti pasrah, karena keempat kakinya tidak kuat menahan tubuhnya yang berat dan tidak bisa berjalan sendiri. Sampai di rumah, diberinya makan daging atau hati ayam, agar bisa bertahan hidup.

Laku Rp.179 miliar

 Tokek seberat 64 kilogram itu akhirnya dibeli orang Indonesia seharga 64 juta ringgit Malaysia, atau kalau dikurs  Rp.2.800/ringgitnya, maka harganya sekitar Rp 179,2 miliar.Berarti laku perkilogramnya satu juta ringgit Malaysia.

Masih menurut penuturan Arbin, memang telah beredar kabar, tokek dibeli orang Indonesia dan dibawa ke cina untuk dijual. Meski udah laku, pedagang tokek yang lain masih berdatangan menanyakan. Sayang, si remaja yang dapat rejeki nomplok tersebut sudah berangkat ke Kuala Lumpur.

Memang  akhir-akhir ini, harga tokek melambung, karena diyakini bisa menyembuhkan penyakit HIV/AID yang di dunia belum ditemukan obatnya. Tapi tokek yang bisa dijual mahal, menurut penuturan salah seorang pedagang tokek di Semarang, adalah yang beratnya lebih dari 3,5 ons. Tokek yang beratnya di atas 3,5 ons, harganya berkisar antara Rp 250 – Rp 500 juta per onsnya.Padahal tokek rumahan ada yang beratnya bisa mencapai 7 ons. Harganya jelas miliaran.

Meski begitu, tokek yang ada, baik yang liar di perumahan maupun yang dipelihara, rata-rata beratnya hanya berkisar di bawah 2 ons. Tokek jenis ini tidak laku dijual. Kalaupun dijual harganya sangat murah, berkisar Rp 3.000 saja perekornya. Untuk obat sakit kulit, atau dipelihara lagi dibesarkan agar beratnya terus bertambah.(ars)

 

 

 


KOMENTAR

1 Komentar

Aji Aristya Pamungkas
Tanggal 26 - 11 - 2011
apa gambarnya bohongan alias editan?

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter