SISWI KERASUKAN MASSAL Ditulis Oleh :Nahdludin, Pemalang, Pada Tanggal : 19 - 10 - 2011 | 12:44:21
 BERITA TERKAIT
Kesurupan massal menimpa puluhan siswi SMK 1 Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah. Banyak dari mereka menjerit histeris bahkan ada juga yang sampai pingsan. Para Guru dibuat kalang kabut dalam mengatasi kejadian yang tak masuk akal itu. Bahkan teman siswi yang berusaha untuk menolong pun malah ikutan tertular.
Kejadian di luar akal sehat tersebut, memang kerap terjadi di sekolah ini, yang lokasinya terletak di Jalan Cendrawasih, Desa Pegundan, Pemalang. Sekolah yang berada di areal persawahan, dan secara kebetulan berada tidak jauh dari tempat pemakaman umum ini, menjadi gunjingan warga atas kejadian kesurupan yang tak wajar.
Salah seorang korban sebut saja Susi, mengaku trauma atas kejadian tersebut. Bahkan untuk pergi buang air kecil pun, dia takut. Rasa miris selalu menghantui gadis yang masih duduk dikelas X ini, karena bagaimanapun juga, kejadian itu juga bisa menimpa dirinya, kapan saja.
Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya memaparkan: “Kejadian kesurupan itu bermula dari dibangunnya gedung baru, yang diyakini sebagai tempat angker. Karena tidak melalui proses ritual selamatan yang biasa dilakukan masyarakat muslim Jawa pada umumnya, terjadilah hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Para orang tua murid mengaku prihatin dan cemas atas apa yang menimpa anak mereka. Oleh karena itu, mereka mendesak pihak sekolah, agar segera menyelesaikan permasalahan tersebut, supaya tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.
Menurut penuturan salah seorang guru yang tidak ingin diketahui namanya, kepada Wartawan Obyektif Cyber Magazine, Biro Pemalang, Nahdludin, mengatakan, pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah Dra Widayati Eny Lestari, sudah melakukan upaya semaksimal mungkin. Sementara ini, Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sudah berupaya memanggil orang pintar atau Kiai.
“Selain itu, juga melakukan prosesi Rukyah guna menghilangkan pengaruh negatif dari makhluk tak kasat-mata,” paparnya menjelaskan. Atas kejadian tersebut pihak sekolah terpaksa memulangkan siswanya lebih awal untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.(Nahdluddin).
-----------------------------------------------------
|
Jdi enak gk Blajar Boz.