Bermaksud mengulang tradisi tahunan bertajuk “Multimedia Metafisis”, maka tahun ini juga akan digelar “Wisata Kebudayaan Multimedia Metafisis 2012”. Sebelumnya, kegiatan semacam itu telah berhasil mengumpulkan komunitas seni maupun seniman dari kota-kota Semarang, Kendal, Pekalongan, Kudus, Pati, Jepara, Salatiga, Solo, Magelang, Jogjakarta, Bandung, dan Jakarta. Demikian dijelaskan salah satu panitia, Nang
Jikalau Anda kebetulan mau rekreasi ke Magelang, Jawa Tengah, khususnya ke Candi Borobudur, jangan lewatkan ini: mampir ke café “Peko-Peko”. Apa sih istimewanya café ini? Pertama-tama, konsep yang diusung adalah café lesehan, yaitu duduk di tikar yang digelar, sambil santai ngobrol dan pesan menu makanan. Kedua, café ini terbuat serba
Kota Solo atau juga dikenal kota Surakarta, merupakan salah satu kota pusat kebudayaan Jawa. Sangat bagus untuk kota tujuan wisata, baik wisata alam, sejarah, seni budaya, wisata kuliner, wisata belanja, dan lain-lain. Namun mengunjungi kota Solo, tanpa mampir di kota-kota sekitarnya, rasanya kurang pas. Karena kota-kota sekitar seperti Boyolali, Sukoharjo,
Jika Anda ke Jawa Tengah, dan ingin ke Kota Cepu, yang terletak di Kabupaten Blora, bisa dicapai dari Semarang. Cepu jadi terkenal karena adanya proyek Exxon Mobil. Harga tanah jadi mahal, ratusan karyawan baik dari penduduk lokal, maupun dari luar daerah, dan bahkan pekerja asing, ada di kota ini. Otomatis,
Kue apem, yang bentuknya bulat pipih, di Kota Pemalang, Jawa Tengah, mempunyai arti tersendiri. Makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat sebagai camilan ini, ketika memasuki bulan puasa, memegang peranan penting. Karena menjelang selikuran, ketika kaum muslim yang sedang puasa banyak berdiam di masjid, dalam rangka menyambut malam lailatul qhodar, apem ini
Bu Zahroh, demikianlah panggilan sehari-harinya. Masyarakat sekitar lereng gunung Merbabu sangat mengenalnya. Dialah Lurah (Kepala Desa) wanita satu-satunya di wilayah itu. Nama lengkapnya Khuriyatusz Zahroh (32), menjabat sebagai Lurah Desa Rogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Meski menjadi orang pertama di desanya, tetapi dia akrab dengan penduduk dan tidak
Jarang yang tahu, kalau ada buah “Durian Candy” di Magelang yang merupakan jenis unggulan. Bayangkan, besarnya untuk per-bijinya hampir satu dada orang dewasa, ketika durian itu diangkat. Rasanya, sangat sesuai dengan lidah para penggemar buah durian, manis, agak-agak pahit. Pohon durian yang buahnya besar ini, tersebar di beberapa desa, di
“Mbak Sari, ada tamu yang mencari,” begitu kata petugas hotel. Tak berapa lama, seorang wanita muda, cantik, sederhana, dengan tenang, keluar. Ketika kami utarakan kalau mau wawancara, dia dengan tersenyum ramah, mempersilahkan.
Bahkan ketika kami mengambil beberapa gambarnya pun dia bersedia. Dialah Sari Wahuyuningsih (32), pemilik “Pagersari Berg View” Resort,
Guna mensukseskan program “Visit Jateng 2013” Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata (Lemppar) memprakarsai penganugerahan “Pariwisata Award” kepada sejumlah pelaku pariwisata, atas prestasi dan dedikasinya dalam mengembangkan industri pariwisata. Hal itu juga dimaksudkan, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan, baik kepada perusahaan maupun tokoh pariwisata, yang telah berjasa pada industri pariwisata se-Jawa-Bali.
Penyerahan penghargaan