SOLO MENARI, BERSAMA 4.000 PENARI Ditulis Oleh :Ganug Nugroho Adi, Pada Tanggal : 01 - 05 - 2011 | 18:01:37
 BERITA TERKAIT Sekitar 4000 orang menari secara massal dalam ajang "Solo menari 24 Jam" di sejumlah titik di Kota Solo, baru-baru ini. Wali Kota Surakarta Joko Widodo ikut tampil menari membuka agenda tahunan memperingati Hari Tari Dunia tersebut.
Gelaran "Solo Menari 24 Jam" dipusatkan di Jalan Slamet Riyadi Solo, tepat di depan Loji Gandrung atau Rumah Dnas Walikota. Aksi menari massal tersebut diawali dengan tarian sesaji yang dibawakan oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Selanjutnya, sekitar 2000 pelajar dari SD, SMP, dan SMA melanjutkan dengan tari massal.
Wali Kota Surakarta Joko Widodo membacakan geguritan. Walikota yang dikenal ramah tersebut kemudian bergabung menari bersama peserta lainnya. Sebelumnya, kegiatan "Solo Menari 24 Jam" diawali dari halaman Rektorat ISI Surakarta mulai pukul 06.00, dibuka oleh Rektor ISI T Slamet Suparno.
Wali Kota mengatakan tari masal seperti ini sangat bagus, karena bisa berinteraksi dengan lingkungan dan kepada Tuhan. "Dulu waktu masih sekolah, saya sempat juga belajar menari. Tapi sulitnya bukan main. Jadi kalau ada acara seperti ini terpaksa ya belajar lagi," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo.
Selain di depan rumah dinas walikota Solo, aksi tari massal ini juga digelar disejumlah titik kota Solo yaitu Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Sriwedari, SMKN 8, Kawasan Citiwalk dan Solo Square. Di kampus ISI sebanyak 11 mahasiswa menari 24 jam tanpa henti, mulai pukul 06.00 pagi dan berlangsung selama dua hari terus menerus.
Aksi Solo menari ini juga akan meneguhkan Solo sebagai kota budaya yang peduli dengan kesenian tradisional. Kegiatan itu mendapatkan respon sangat bagus, baik dari warga Surakarta sendiri, maupun dari para turis domestik dan turis manca negara. “Wah, kalau didaftarkan di Museum Rekor Indonesia (Muri) pasti dapat sertifikat,” tutur Fatim penduduk Jebres yang ikut menyaksikan. (Ganug Nugroho Adi)
|