Beranda Regional Pemimpin Harus Sumbu Panjang, Bukan Sumbu Pendek

Pemimpin Harus Sumbu Panjang, Bukan Sumbu Pendek

139
0

SEMARANG, (Obyektif.com) – Pemimpin harus bersumbu panjang, bukan bersumbu pendek. Artinya, pemimpin apa pun, harus sabar, telaten mendengarkan permasalahan rakyat, dan berusaha keras untuk mencarikan jalan keluar. Kalau yang sumbu pendek, gampang nyeklek, dan malas mendengarkan keluhan masyarakat. Banyak mencari-cari alasan pembenaran. Mau mendekati rakyat, kalau menjelang pemilihan.

Demikian ditegaskan Dr H Bambang Sadono, SH, MH ketika bersilahturahmi ke berbagai pihak, di antaranya ke Pimpinan Obyektif Group, Drs Anggoro Suprapto, kemarin (01/02/2019). Sebelumnya, dia sudah mengunjungi 400 desa, dari target seribu desa yang akan dikunjunginya. Mendengarkan langsung berbagai hal yang dihadapi masyarakat. Berdiskusi, dan mencoba mencarikan solusinya.

Langkah calon pemimpin seperti Pak BS, begitu panggilan akrabnya, sangat dihargai dan direspon berbagai pihak. “Mencerminkan beliau mau turba (turun ke bawah), dan langsung mendatangi komunitas-komunitas masyarakat untuk menyerap permasalahan yang ada, dan berusaha mencarikan jalan keluarnya. Langkah seperti itu sudah lama dilakukan, dan bukan menjelang pemilihan saja,” tutur Suherman penduduk Salatiga Kota, yang mengaku tahu siapa Pak BS itu, sehabis acara dialog di kotanya.

Tahun ini,  Pak BS memang maju lagi untuk mencalonkan diri keduakalinya, sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), kembali mewakili Provinsi Jawa Tengah, periode 2019 – 2024, dengan nomer urut 23. “Saya mohon dukungan dan doa restu,” katanya kepada komunitas yang didatanginya, juga kepada para sahabat yang ditemuinya. (Aries Kunarto MK).

Gambar: Dr H Bambang Sadono, SH, MH ketika sedang mendengarkan suara masyarakat, dalam sebuah permasalahan penggusuran di Kendal. (Foto: www.zonamagz.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here