Beranda Hot News Produksi Ikan Cilacap Ribuan Ton

Produksi Ikan Cilacap Ribuan Ton

109
0
BERBAGI

Setelah mengalami peningkatan pada 2015 lalu, produksi perikanan tangkap di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun ini diprediksi akan menurun. Prediksi ini tak lepas dari kondisi cuaca dengan anomali iklim yang bisa membuat aktifitas nelayan tidak maksimal. Namun demikian, diharapkan hal ini tidak akan berpengaruh besar pada produksi perikanan tangkap di Kabupaten Cilacap.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pengelola Sumber Daya Kawasan Segara Anakan Cilacap, Supriyanto menjelaskan, dari catatan yang ada selama 2015 lalu, produksi perikanan tangkap mencapai 14 ribu ton atau meningkat sekitar 1.000 ton ketimbang tahun sebelumnya. “Kalau dinominal, angka produksinya selama 2015 sebesar Rp 282 milyar,” jelasnya.

Produk perikanan tangkap yang dimaksud antara lain dominasinya jenis udang yang memiliki nilai jual  tertinggi, disusul kepiting dan rajungan dengan volume sekitar 2.300 ton atau senilai Rp 61,7 milyar.  Selanjutnya, untuk hasil laut jenis molusca seperti cumi-cumi, siput dan ubur-ubur sekitar 4.300 ton atau senilai Rp 9,76 Milyar.

“Kami berharap, tahun ini produksi tetap mengalami peningkatan, seiring dengan upaya yang terus kami lakukan untuk mengatasi berbagai kendala,” terang dia. Upaya untuk mendukung produktivitas tangkapan nelayan, di antaranya dengan mengusulkan penambahan jumlah armada kapal tangkap kepada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Diusulkan 10 armada kapal ukuran 30 gross ton, 23 kapal ukuran 10 gross ton dan 100 unit kapal ukuran 5 gross ton beserta alat tangkap dengan nilai total Rp 75 miliar.

Jika terealisasi, nantinya sarana prasarana ini akan diberikan pada kelompok nelayan melalui koperasi. “Sekarang Cilacap memiliki sekitar 3.000 unit armada kapal tangkap  tapi mayoritas dibawah 5 gross ton, jumlahnya sekitar 2.500 unit,” tutur Supriyanto. (Nover Zai).

——————————-

 

0

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here