Beranda Hot News PT Waskita Didemo Warga Kalikangkung

PT Waskita Didemo Warga Kalikangkung

165
0
BERBAGI

Semarang, (Obyektif.com) – PT Waskita didemo warga Desa Kalikangkung, Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, baru-baru ini. Diperkirakan ratusan penduduk unjuk rasa di depan kantor PT yang menangani jalan tol Semarang – Batang. Mereka menggerudug kantor yang berada di lahan pengerjaan proyek pembangunan jalan tol Semarang – Batang seksi empat dan lima, dengan berjalan kaki. Para pengunjuk rasa menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya meminta kepada PT Waskita selaku pengelola pembangunan dan menjadi kontraktor proyek tol, untuk menyediakan jalan akses bagi warga, dan dipisahkan dari jalan proyek.

Menurut Kusrin, warga setempat kepada obyektif.com menjelaskan, baru sekitar dua tahun ini warga sekitar proyek, bisa menikmati sarana infrastruktur jalan yang baik. Tetapi semua itu berkat hasil swadaya masyarakat, dan bantuan dari berbagai pihak. Sehingga bisa terwujud adanya akses jalan keluar – masuk ke  Kalikangkung, di mana sebagian jalan sudah dipaving. Namun dengan adanya proyek pembangunan jalan tol, kondisi jalan jadi rusak dan kalau hujan menjadi becek dan berlumpur. Banyak warga jatuh, ketika melewati jalan ini, meski sudah berhati-hati.

Abdul Halim sebagai perwakilan warga, didampingi penduduk setempat mengatakan, warga menyadari bahwa pembangunan jalan tol Semarang – Batang merupakan program pemerintah yang harus didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat. Meski begitu, pihak PT tetap harus memperhatikan kepentingan warga yang berada di sekitar proyek, jangan sampai dirugikan dan jadi “korban”. Kebanyakan penduduk adalah pekerja pabrik yang pulangnya malam hari. Meski jalan sudah disemprot air oleh PT Waskita, agar debu dan lumpurnya hilang, tetapi karena dilakukan pada siang hari, malam harinya jadi becek lagi. Sehingga banyak yang terpeleset dari kendaraan dan jatuh. “Apalagi minim penerangan sehingga jalan menjadi gelap, dan sering turun hujan,” tutur Mugiyono, salah satu warga.

Untuk itulah mereka meminta pihak PT selaku kontraktor proyek tol membuat akses jalan sendiri untuk lalu lintas alat-alat beratnya. Di antara 12 tuntutan warga, meminta agar perbaikan jalan segera dilakukan dalam waktu secepatnya. Baik jalan ke Kalikangkung, ke Wonosari, ataupun Kalikangkung yang tembus ke Beringin. Mereka juga menuntut agar PT menyediakan penerangan jalan yang cukup, supaya kalau malam hari, jalan tidak menjadi gelap dan banyak warga takut terjatuh.

Sementara itu Kepala proyek PT Waskita, Fathur Rozaq, terlihat mempersilahkan perwakilan warga untuk berdialog di dalam kantor. Setelah berunding beberapa jam, akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama terdiri dari dua belas point kesepakatan, di antaranya pihak PT Waskita berjanji memenuhi permintaan warga. Kesepakatan itu disaksikan Kasi Pembangunan Kelurahan Gondoriyo, Utomo, yang sekaligus mewakili Lurahnya, yang langsung menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas tercapainya kesepakatan bersama. Kesepatakan itu akan segera ditindaklanjuti pihak Keluarahan dengan cara mempertemukan perwakilan warga Kalikangkung dan PT Waskita guna menindaklanjuti hasil kesepakatan. Hadir dalam aksi demo, Danramil Ngaliyan, Kapolsek Ngaliyan, dan beberapa petugas yang berjaga-jaga. Namun demo berlangsung tertib dan tidak anarkis. (Rabun Jisman).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here