Beranda Traveling Rekomendasi RNPK 2019 Jangan Hanya Wacana

Rekomendasi RNPK 2019 Jangan Hanya Wacana

64
0

JAKARTA, (Obyektif.com) – Rekomendasi Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 jangan hanya berhenti sebagai wacana, namun harus ditindaklanjuti. Salah satu rekomendasi itu adalah meminta agar pemerintah pusat dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota segera menerbitkan regulasi turunan dari UU No.11, Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan berupa peraturan pemerintah, peraturan presiden, peraturan menteri dan peraturan daerah.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) Gunoto Saparie sehubungan dengan hasil-hasil RNPK 2019 di Pusdiklat Kemendikbud Sawangan Depok baru-baru ini. Gunoto mengatakan, regulasi turunan itu dengan ruang lingkup aspek kelembagaan terkait dengan entitas tunggal kebudayaan di tingkat kementerian, dinas provinsi, kabupaten, kota. Selain itu meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia di bidang kebudayaan melalui pendidikan dan pelatihan, serta pemerataan persebaran kompetensi dan keahlian.

“Ada satu ayat rekomendasi yang menyebut tentang perlunya menyusun kebijakan tentang skema pembiayaan pemajuan kebudayaan dengan mengalokasikan minimal 2,5% anggaran  khusus dari APBN/APBD, atau Bantuan Operasional Kebudayaan (BOK). Ini sangat penting ditindaklanjuti oleh eksekutif dan legislatif di tingkat pusat maupun daerah,” tandasnya. Ditambahkan,  pemerintah perlu menetapkan Standar Biaya Masukan Lainnya (SBML) untuk berbagai profesi di bidang kebudayaan.

Menurut Gunoto, RNPK juga merekomendasikan mengenai perlunya engonsolidasikan program pembangunan di bidang kebudayaan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sebagai regulator dan fasilitator. Di samping ituj, juga memperkuat pelibatan publik dalam pelaksanaan pemajuan kebudayaan melalui dewan kesenian, dewan kebudayaan, majelis adat, komunitas, dan masyarakat lainnya dengan memanfaatkan ruang-ruang publik.

“Paling tidak tahun ini direkomendasikan pula mengenai perlunya mewujudkan Pekan Kebudayaan Nasional, Indonesia, Kemah Budaya Kaum Muda, dan Seniman Masuk Sekolah sebagai program prioritas dalam memperkuat ekosistem kebudayaan untuk merawat persatuan, toleransi, dan kebhinekaan,” ujarnya. (Dekkie Yoseph).

Gambar: Presiden Jokowi ketika membuka RNPK di Jakarta. (Foto: Obyektif.com/Dekkie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here