Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Seni-BudayaIndeks Berita

Ditulis tanggal : 15 - 05 - 2012 | 08:59:21

“Hysteria”, salah satu wadah komunitas seni budaya di Semarang, Jawa Tengah, dalam minggu ini menggelar tiga agenda berturut-turut. Direktur Hysteria, Adin Mbuh, kepada Obyektif Cyber Magazine, Agam Teguh Martono, baru-baru ini menjelaskan, kegiatan ini sebagai salah satu usaha untuk terus menghidupkan kegiatan seni budaya di Semarang. Menurut dia, sudah lama Semarang

Ditulis tanggal : 02 - 05 - 2012 | 04:05:42

Penari sintren yang bagi masyarakat Jawa-Banyumasan, sangat terkenal dan beken, dijadikan model lomba fotografi. Ada tiga orang sintren yang disediakan panitia yaitu penari sintren pra-remaja, remaja dan katagori penari sintren dewasa. Karena daya tarik penari sintren ini, pengunjung yang ingin menyaksikan lomba cukup banyak. Penari sintren adalah penari yang biasanya terdiri

Ditulis tanggal : 21 - 04 - 2012 | 12:24:57

Rancangan Peraturan Daerah Bahasa, Sastra, dan Aksara Jawa yang kini sedang dibahas oleh DPRD Jawa Tengah sesungguhnya sangat terlambat. Kongres Bahasa Jawa IV/2006 telah merekomendasikan, agar tiga provinsi, yaitu Jateng, Jatim, dan DIY segera menerbitkan Perda Bahasa Jawa itu. Namun perhatian eksekutif dan legislatif di Jateng saat itu justru santai-santai

Ditulis tanggal : 16 - 04 - 2012 | 23:44:10

Inilah gawe besar “Panggung Sastra Indonesia: Requiem bagi Rocker” yang akan digelar di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Surakarta Sabtu, 21 April 2012. Acara akan dihadiri sekitar 128 penyair Indonesia, digelar di Teater Arena TBJT Solo dalam mengenang: “Chairil Anwar, Murtidjono, dan Kebebasan Ekspresi”. Demikian dijelaskan Pengurus TBJT di Surakarta

Ditulis tanggal : 08 - 04 - 2012 | 01:09:52

Hasil karya lukisan cat air, diciptakan dengan pigmen warna yang dilarutkan dengan air. Lukisan biasanya dibuat pada kertas, kayu, atau kanvas. Efek lukisan cat air, transparan. Teknik transparan ini cenderung lebih sulit dibanding media lain, cat minyak umpamanya. Pelukis cat air harus kosentrasi penuh, ketika berkarya, tidak boleh ada kesalahan

Ditulis tanggal : 27 - 03 - 2012 | 05:21:02

Dengan dieksposenya: Payung Hukum Dewan Kesenian, termasuk Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), lemah, ada beberapa tanggapan dari beberapa seniman di Semarang. Penyair Timur Sinar Suprabana, yang eksentrik, memberikan tanggapan yang agak keras.  Berikut tulisan dengan bahasanya sendiri yang khas. “Sesungguhnya bukan sekadar hanya harus dibilang lemah…Melainkan memang sepenuhnya tak terlindungi. Pada

Ditulis tanggal : 26 - 03 - 2012 | 11:53:59

Sekarang baru terungkap, kalau payung hukum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), sangat lemah. Dalam tata hukum kita tidak dikenal adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri, atau “Instruksi Mendagri (Inmendagri)” untuk sebuah produk hukum yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Namun pada kenyataannya,  DKJT terbentuk karena adanya instruksi seperti itu. Oleh karena

Ditulis tanggal : 21 - 03 - 2012 | 22:17:50

Orang lebih mengenal Dodol Garut daripada Kota Garut. Namun menurut Mirna Wijayati dari Bentara Budaya Jakarta kepada Obyektif Cyber Magazine baru-baru ini, menjelaskan, Garut yang merupakan sebuah kabupaten, yang terletak di Provinsi Jawa Barat bagian Tenggara ini, sesungguhnya memiliki banyak potensi wisata budaya. Oleh karenanya, Garut layak dimasukkan dalam “peta

Ditulis tanggal : 13 - 03 - 2012 | 06:07:05

Memperbincangkan gerakan seni di kota Semarang tidaklah mudah. Ya, tidak mudah karena selama bertahun-tahun yang dihadapi adalah asumsi, mitos, desas-desus,dan gosip. Begitu banyak cerita namun ketika diverivikasi sangatlah sulit dilacak keabsahannya. Bukan berarti bahwa semua desas-desus, gosip dan segala macam cerita yang berkembang tidak benar. Melainkan sulitnya mengakses data-data konkret

Ditulis tanggal : 28 - 02 - 2012 | 21:12:17

Murtidjono memang bukan seniman murni yang mempunyai karya fenomenal dan ngedhab-edhabi. Namun dalam dinamika kesenian dan kebudayaan di Jawa Tengah, bahkan untuk skala nasional, secara langsung mau pun tidak, perannya sangatlah penting. Utamanya yang terkait dengan otonomi lembaga kesenian, kebebasan berekspresi dan pembangunan ruang publik kebudayaan. Hal-hal semacam itulah yang jauh-jauh

<< | < | 1 |2 | 3 | 4 | 5 | > | >>