Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Seni-BudayaIndeks Berita

Ditulis tanggal : 12 - 07 - 2011 | 04:44:17

Benarkah tanggung jawab menjadi sastrawan, penyair, lebih-lebih kaitannya dengan  dunia kesusastraan, menjadi  semata-mata  tugas individu? Benarkah para “calon” sastrawan atau penyair harus mengurus dirinya sendiri, berikut karyanya tanpa peduli pada konteks kultural, apa ia tumbuh, dan sistem apa yang melingkupinya? Pertanyaan-pertanyaan di ataslah yang  mendominasi dalam berbagai diskusi yang digelar pada

Ditulis tanggal : 20 - 06 - 2011 | 03:40:39

Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) mendesak Gubernur Jateng Bibit Waluyo, untuk memberikan asuransi kesehatan bagi para seniman di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah perlu memberi asuransi kesehatan kepada para seniman yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Jateng. Pemberian jaminan kesehatan tersebut manfaatnya sangat besar dirasakan oleh seniman. “Pasalnya, dalam

Ditulis tanggal : 18 - 06 - 2011 | 10:56:38

Pesta perkawinan dengan menampilkan corak adat Jawa sudah biasa. Bahkan hampir semua resepsi nikah memang begitu. Namun kalau walimatul ursy memakai adat nusantara, pastilah luar biasa. Lebih-lebih, salah satu pengantinnya adalah wong londo. Dan justru adat Belanda sama sekali tak ada, alias”bebas Barat”. Perhelatan unik disebut Pernikahan Kultural ini digelar oleh

Ditulis tanggal : 15 - 06 - 2011 | 05:28:21

Cinta, sungguh nikmat dan perlu. Juga penuh liku-liku. “Percayalah, cinta tidak akan membunuhmu, hanya bisa sedikit melukaimu,” tutur Bunda Theresa di India sekian puluh tahun yang lalu. Saran itu ada benarnya juga. Seperti cinta yang tercermin dalam novel terbarunya Faradina Izdhihary, seorang wanita dari Malang, Jawa Timur: “Seputih Cinta Hawna”. Novel

Ditulis tanggal : 05 - 06 - 2011 | 21:53:30

Bayi itu masih berusia 2,5 bulan. Namun, tanpa ragu-ragu, orang tuanya disaksikan kerabatnya, melarung (menghanyutkan) bayi tersebut, di air sendang (danau kecil) yang dingin. Meski bayi itu sudah dilengkapi pelampung, agar tidak tenggelam, namun semua yang menyaksikan, jadi khawatir juga. Pelan-pelan, bayi yang mengambang di air yang jernih itupun terhanyut,

Ditulis tanggal : 31 - 05 - 2011 | 05:17:19

Kekhawatiran para seniman muda di Jateng, terutama di Semarang, terjawab sudah. Sebelumnya mereka khawatir kalau dalam Musda Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) mendatang ini, Dr H.Bambang Sadono,SH,MH (BS) akan terpilih lagi. Jauh sebelumnya mereka meminta agar BS tidak menjabat lagi sebagai ketua DKJT, dan meminta menyerahkannya pada para seniman muda.

Ditulis tanggal : 09 - 05 - 2011 | 06:19:25

Pernyataan mengejutkan, datang dari seniman Pati, Anis Sholeh Ba’asyin. “Bubarkan saja Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), kalau ternyata tidak bermanfaat bagi para seniman di Jawa Tengah,” katanya dalam wawancara dengan wartawan Obyektif Cyber Magazine, Suprapto, di Semarang, baru-baru ini. Dia mengatakan hal itu menanggapi hangatnya pembicaraan soal DKJT menjelang musda yang

Ditulis tanggal : 28 - 04 - 2011 | 16:25:37

PERJALANAN                                                          Sajak bagi: Anggi Katamu, perjalanan panjang mesti dilanjutkan Hadapi medan luas tanpa tepi tanpa hamparan “Inilah kasunyatan,” gumammu memantulkan wening Pancarkan bening semburatkan hening Lalu, kesesiapakah jejak mesti

Ditulis tanggal : 21 - 04 - 2011 | 22:41:41

Pemilihan kepengurusan Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), termasuk Ketuanya, yang diperkirakan akan berlangsung pada bulan April-Mei mendatang ini, diminta tidak ada yang main money politic (politik uang). Disamping itu juga jangan sampai ada usaha untuk menempatkan DKJT sebagai underbouw (di bawah) panji-panji partai politik tertentu. Penegasan itu dikatakan oleh seniman senior

Ditulis tanggal : 10 - 04 - 2011 | 09:41:12

“Saya siap berhenti kapan saja,” tutur Ketua Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) DR H. Bambang Sadono,SH,MH ketika diwawancara wartawan Obyektif Cyber Magazine Kunarto, di rumahnya baru-baru ini. Hal itu menanggapi hebohnya pembicaraan tentang sejumlah seniman yang menghendaki pergantian di kepengurusan DKJT, akhir-akhir ini. BS, demikian panggilan akrabnya, terlihat santai di

<< | < | 1 | 2 | 3 | 4 |5 | > | >>