BELAJAR ALAM DARI OM GANTENG Ditulis Oleh :Sutan Zulkarnain, dari Biro Bogor , Pada Tanggal : 19 - 02 - 2012 | 22:34:57
 http://.www.wpapcommunity.com BERITA TERKAIT
Semua hurufnya berakhiran K. Dik Doank, Kandank Jurank Doank. Mengapa? Entahlah, hanya Dik yang bisa menjawabnya. Dan jangan tanyakan siapa nama lengkapnya, cukup panjang. Sapa saja dia dengan sebutan: Dik. Dan, di kalangan komunitas Kandang Jurank Doank, dan sekitarnya, lelaki yang satu ini terkenal dengan sebutan: Om Ganteng. Demikian dijelaskan Mirna Widayati dari Bentara Budaya Jakarta kepada Obyektif Cyber Magazine belum lama ini.
Menurut dia, Dik Doank yang ternyata penyuka komik, dan mendalami desain ini, memang dikenal perduli dengan kehidupan dan lingkungan sosial. Dik juga menjadi Sahabat Anak-anak. Di tempat tinggalnya, di kawasan Jurangmangu, Ciputat, Tangerang, Banten, Dik mendirikan sekolah bagi anak-anak kurang mampu, yang sulit untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sekolah bertema alam tersebut diberi nama "Kandank Jurank Doank” (KJD).
Sekolah ini berawal dari keprihatinan Dik terhadap keterpurukan nasib pendidikan sebagian anak-anak Indonesia. Sehingga pada tahun 2004, Dik Doank mendirikan "Yayasan Dik Doank". Yayasan ini menaungi sekolah yang memperkenalkan pendidikan dan mengembangkan bakat anak-anak. Di KJD, Dik juga mencoba memberi bekal beberapa permainan, misalnya main sepak bola kepada anak-anak.
Sekolah alam ini memang menyediakan fasilitas untuk kegiatan-kegiatan yang positif. Di samping itu, di KJD juga diajarkan beberapa mata pelajaran keahlian, di antaranya menggambar, menari, sepak bola, membuat komik, patung dari tanah liat, dan mendongeng bahkan melawak. Ada beberapa guru yang sering juga didatangkan. Anak-anak yang berminat cukup datang dan ikut berlatih. Tidak ada pelajaran formil seperti halnya sekolah-sekolah umum.
Namun yang terutama, Dik juga mengajarkan anak-anak didiknya bernyanyi dan mencipta. Dengan menggunakan beberapa instrument sederhana harmoni suara, muncullah banyak komposisi di tangan Dik Doank dengan para anak asuhannya. Dik sering membawa mereka untuk konser atau manggung, di berbagai event. Salah satunya acara “Green Festival” Bersama Kompas Gramedia.
Dalam kegiatan kali ini, Bentara Budaya Jakarta akan “memboyong” Dik dan Kandang Jurang Doang-nya untuk tampil di acara Bentara Pentas Musik. Tidak hanya bernyanyi, Dik juga akan berpameran lukisan, gambar, serta perjalanan Kandank Jurank Doank dan ngobrol bareng bersama Dik. Beberapa karya yang pernah dibuat oleh Dik dan komunitasnya dipamerkan, termasuk beberapa instalasi yang berkaitan dengan Kandank Jurank Doank. Tentu saja kegiatan tersebut disambut baik oleh berbagai kalangan, terutama masyarakat. (Sutan Zulkarnain).
JADWAL KEGIATAN LENGKAP:
1. Pameran dan Konser Musik
Dik Doank dan Komunitas Kreativitas Kandank Jurank Doank.
2. Pameran Lukisan “Main” Dik Doank
Berlangsung tanggal 18 – 25 Februari 2012, Pukul 10.00-18.00 WIB.
3. Mengisi Hari Minggu Dengan Kreatif
Minggu, 19 Februari 2012
Pukul 10.00 "Menarilah" - Belajar Menari bersama Dewi Gita.
Pukul 11.30 "Belajar Musik dengan Jazz" bersama Beben Jazz dan kawan-kawan.
Pukul 13.30 "Unjuk Gigi dengan Karya Sendiri" bersama Sahabat Kandank Jurank Doank, dan lain-lain, dengan latihan menyanyi.
Pukul 15.00 "Belajar Menggambar" bersama OmGanteng Dik Doank.
4. Ngobrol bareng Dik Doank
“Menjadi yang Terdepan dengan Keahlian & Kepedulian”
Rabu, 22 Februari 2012, Pukul 14.00 WIB
5. Konser Musik
“Tukar Kabar”
Kamis, 23 Februari 2012, Pukul 19.30 WIB
Semua kegiatan di: Bentara Budaya Jakarta, Jl Palmerah Selatan 17, Jakarta, Indonesia 10270.
-----------------------------------------------------------------
|