BENTUK TUBUH DIPAMERKAN Ditulis Oleh :Angga, Pada Tanggal : 08 - 12 - 2011 | 06:10:41
 BERITA TERKAIT Siapapun yang berkecimpung di dunia seni rupa pasti mengenal sosok Oei Hong Djien, kolektor dan kurator seni rupa Indonesia kesohor. Museum miliknya yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, menyimpan karya-karya seniman top Indonesia dan dunia yang bernilai penting, dengan beragam media hasil kreasi pelukis-pelukis tataran maestro.
Karya indah dan bercita rasa tinggi di bidang seni di antaranya hasil karya Affandi, Basoeki Abdullah, Lee Man Fong, S Sudjojono, Hendra Gunawan, Widayat, Fadjar Sidik, sampai perupa-perupa muda kondang lainnya. “Antara lain Heri Dono, Edi Sunaryo, Nasirun, Agus Suwage, Ugo Untoro dan ratusan perupa lain,” tutur Mirna Wijayati dari Bentara Budaya Jakarta kepada Obyketif Cyber Magazine, belum lama ini.
Konon koleksi benda seninya mencapai angka 10.000 karya, terdiri dari lukisan, patung, grafis, dan beragam media lainnya. Bahkan ia memiliki karya maestro dunia seperti Pablo Picasso, Vincent van Gogh, Claude Monet dan Rembrandt van Rijn.
Karya-karya luar biasa ini setelah melalui seleksi, akan dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta, terdiri dari 71 lukisan dan enam patung. Pameran bertajuk “Pameran Koleksi Pilihan OHD Museum: Karya tentang Tubuh” ini, menjadi bagian dari Pararel Event Jakarta Bienalle #14.2011, didukung oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), bekerjasama dengan Bentara Budaya Jakarta, Museum OHD, Jakarta Bienalle #14.2011, serta Bank BCA.
Selain PAMERAN KOLEKSI PILIHAN OHD MUSEUM, juga akan diselenggarakan Lecturing yang ditujukan untuk wartawan seni, mahasiswa seni dan masyarakat umum. Peresmian pameran : Kamis, 8 Desember 2011 pukul 19.30 WIB. Pameran untuk umum : 9-22 Desember 2011 pukul 10.00 – 18.00 WIB. Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No.17, Jakarta 10270.
Lecturing berlangsung Sabtu, 10 Desember 2011, tentang SENI DAN MENGOLEKSI SENI. Pembicara : Direktur Museum OHD, Oei Hong Djien dan Suwarno Wisetrotomo. Dosen ISI Yogyakarta. Acara ini terbuka untuk umum, wartawan seni, mahasiswa seni dan para peminat. (Angga).
--------------------------------------------
6 SASTRAWAN JATENG KE JILFEST 2011
Enam sastrawan Jawa Tengah diundang untuk mengikuti Jakarta International Literature Festival (Jilfest) 2011 di Hotel Millenium Sirih Jakarta, 6-8 Desember. Mereka adalah Gunoto Saparie dan Triyanto Triwikromo (Semarang), Habiburrahman El-Shirazy (Salatiga), Nana Riskhi Susanti (Tegal), Thomas Budi Santoso serta Jumari HS (Kudus).
"Jilfest merupakan forum sastra yang melibatkan selain para sastrawan Indonesia, juga dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam," kata Ketua Bidang Kerja Sama Dewan Kesenian Jawa Tengah Gunoto Saparie, yang juga diundang dalam even itu, kepada Obyektif Cyber Magazine, baru-baru ini.
Gunoto mengatakan, dalam forum itu para sastrawan selain akan membacakan karya-karya mereka, juga mendiskusikan masalah sastra dalam semangat kebangsaan dan multikulturalisme. "Pada kesempatan itu juga diadakan lokakarya penulisan puisi dan cerita pendek untuk para guru DKI Jakarta," ujarnya.
Sastrawan Indonesia yang hadir selain dari Jateng antara lain Sutardji Calzoum Bachri, Ahmadun Yosi Herfanda, Abdul Hadi WM, Agus R Sarjono, Meidy Loekito, Joni Ariadinata, Agus Noor, dan Eka Budianta. Sedangkan para sastrawan mancanegara antara lain Nick Abdul Rakib (Thailand), Mohammad Sharin (Brunei Darussalam), Masli No (Malaysia), Jan vander Putten (Belanda), John McGlinn (Amerika Serikat), Harry Aveling (Australia), Werner Schulce (Austria) dan Bertold Damshauser (Jerman). (Angga).
----------------------------
|