Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Seni-Budaya11 Komentar  |  515 Pembaca

DIUNDUR, MUSDA DKJT
Ditulis Oleh :Agam Teguh Murtono, Pada Tanggal : 05 - 09 - 2011 | 22:48:23

Musyawarah Daerah V Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) yang rencananya diselenggarakan di Baturaden Purwokerto, 17-18 September, diputuskan diundur jadi 22-23 Oktober 2011. Pengunduran itu diumumkan dalam rapat gabungan panitia pengarah dan pelaksana yang dipimpin Ketua Umum DKJT Dr Bambang Sadono SH MH di Gedung Pers Jl Trilomba Juang Semarang, belum lama ini.

Sekretaris DKJT Gunoto Saparie yang dihubungi Obyektif Cyber Magazine mengatakan, para peserta rapat sepakat untuk menunda pelaksanaan Musda V DKJT, karena ada beberapa hal teknis yang belum terselesaikan. Namun tidak dijelaskan, soal teknis apa saja yang belum diselesaikan. Padahal Musda DKJT ini sudah ditunggu banyak pihak, khususnya para seniman di Jateng.

Gunoto lebih lanjut menambahkan, “hal-hal teknis” itu diharapkan telah terpecahkan pertengahan Oktober mendatang, sehingga seminggu kemudian musda bisa dilaksanakan. Dengan pengunduran waktu musda itu, diharapkan panitia punya waktu cukup longgar untuk menyelesaikan beberapa hal teknis tersebut.

"Untunglah surat-surat resmi belum dikirim ke peserta, undangan, maupun instansi terkait," ujarnya seraya menambahkan, segenap pengurus DKJT minta maaf atas penundaan kegiatan musda itu. Seperti diberitakan sebelumnya, dengan akan diselenggarakannya Musda DKJT ini, sudah ramai dibicarakan, siapa ketua yang pantas memegang organisasi seniman terbesar di Jawa Tengah tersebut.

Jauh sebelumnya, BS, panggilan akrab Bambang Sadono tidak mau dipilih sebagai ketua lagi dan memberikan kesempatan kepada teman-teman seniman yang ingin manjabatnya. “Tidak etis kalau saya jadi ketua lagi, karena komisi saya, Komisi E di DPRD Jateng yang melakukan kontrol pada anggaran APBD yang dipakai operasional DKJT. Masak saya yang seharusnya mengontrol kok malah duduk sebagai ketua, kan tidak etis,” jelasnya.

Dari para seniman senior, belakangan mengusulkan nama Prof Dr Rustono M Hum, yang dinilai mumpuni untuk memegang tampuk pimpinan tertinggi DKJT periode 2011 – 2014. Pengalaman waktu sebagai Dekan Kesenian di Unnes, bisa diandalkan untuk menangani organisasi kesenian itu, baik dari segi manajemen, konseptor, maupun dunia kesenimanan. Nama BS dan Gunoto Saparie juga masih disebut-sebut. 

Sedangkan dari kalangan seniman muda mengusung nama Ketua Dewan Kesenian Semarang (Dekase) Marco Manardi, Eko Tunas, Timur Sinar Suprabana, Beno Siang Pamungkas, Handry Tm, dan lain-lain, disebut-sebut layak dipilih ketua. Sementara itu dari kalangan seniman kampus, mengusulkan Adin Hysteria, yang sudah terbukti terampil di bidang pengorganisasian kesenian, manajemen seni, konseptor, dan juga mengadakan berbagai kegiatan pada kelompok-kelompok kesenian di Jateng.

Nampaknya menjelang Musda DKJT, suasana para seniman di Jateng memang ramai. Mereka tidak hanya mengusulkan calon ketua saja, tetapi juga meminta Musda nanti menghasilkan ketua yang pro seni tradisional. Kesannya, selama ini, yang diurusi hanya seni modern, dan cenderung banyak berkiblat ke seni sastra-nya. Mereka juga mengharapkan agar DKJT tetap konsekuen sebagai konseptor dan tidak terjebak menjadi event-organizer seni. Baiklah,kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. (Agam Teguh Martono)

                                             ---------------------------------------------------- 


KOMENTAR

11 Komentar

zoex zabidi
Tanggal 08 - 09 - 2011
sangat perlu diwaspadai pengunduran musda dkjt yang tanpa alasan yang jelas. banyak hal perlu dipertanyakan & harus dipertanggungjawabkan oleh kepengurusan dkjt era BS. siapapun yang jadi ketuanya harus benar2 mampu membawa dkjt lebih mewadahai kepentingan seniman & seni budayanya.transparansi penggunaan anggaran & informasi yg jelas.
Pokja Drama Smansa
Tanggal 08 - 09 - 2011
Ramalan saya yang jadi Ketua Umum DKJT periode mendatang adalah Prof. Dr. Rustono. Sekretaris sepertinya masih Gunoto Saparie
Teater MM
Tanggal 10 - 09 - 2011
Mundur atau tidak, Musda DKJT harus menghasilkan pemimpin yang prokesenian tradisional dan menghasilkan program-program yang muaranya revitalisasi kesenian tradisional
Komunitas Kaligawe
Tanggal 12 - 09 - 2011
Paling cocok Ketua Umum DKJT mendatang kalau nggak Pak Rustono ya Pak Nurdien Haka...
Syaiful Anwar M.
Tanggal 14 - 09 - 2011
Orang-orang lama DKJT hanya fosil...
Hadi Subeno
Tanggal 15 - 09 - 2011
sungguh disayangkan kalau nanti DKJT dipimpin oleh mereka yang secara historis tak mengerti apa itu dewan kesenian. karena itu demi kontinyuitas kepemimpinan DKJT seharusnya dipegang oleh orang seperti gunoto saparie, triyanto triwikromo, yudiono KS, atau djawahir muhammad. musda boleh mundur tapi harus transparan alasannya kenapa mundur!
Widyaningsih Argo
Tanggal 16 - 09 - 2011
Kudengar dari temen DKJT calon kuatnya Prof Dr Rustono. Kukira itu pilihan tepat. Meskipun ia bukan seniman, Prof Rustono adalah seorang intelektual yang mengerti seni dan aspirasi seniman. Aku dan teman-teman dari Batang mendukung Prof Rustono.
Ariesta Meilany
Tanggal 18 - 09 - 2011
Rustono, yes!
Nurochmat Banjar
Tanggal 19 - 09 - 2011
Weleh, weleh, piye to. Musda DKJT kok diundur?
Sunarto KL
Tanggal 26 - 09 - 2011
Keuangan DKJT tdk transparan. Diduga bnyk dikorupsi oleh pngurus, trutama bendaharanya. Yen ngene, piye jal?
nanang bojong
Tanggal 17 - 10 - 2011
biasa, mas narto. organisasi itu bisa jadi ajang korupsi, apalagi jika didanai pemerintah. piye jal? biasanya terjadi persengkokolan antara ketua, sekretaris, dan bendahara. minimal antara ketua dan bendaharanya

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter