DIUNDUR, MUSDA DKJT Ditulis Oleh :Agam Teguh Murtono, Pada Tanggal : 05 - 09 - 2011 | 22:48:23
 BERITA TERKAIT Musyawarah Daerah V Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) yang rencananya diselenggarakan di Baturaden Purwokerto, 17-18 September, diputuskan diundur jadi 22-23 Oktober 2011. Pengunduran itu diumumkan dalam rapat gabungan panitia pengarah dan pelaksana yang dipimpin Ketua Umum DKJT Dr Bambang Sadono SH MH di Gedung Pers Jl Trilomba Juang Semarang, belum lama ini.
Sekretaris DKJT Gunoto Saparie yang dihubungi Obyektif Cyber Magazine mengatakan, para peserta rapat sepakat untuk menunda pelaksanaan Musda V DKJT, karena ada beberapa hal teknis yang belum terselesaikan. Namun tidak dijelaskan, soal teknis apa saja yang belum diselesaikan. Padahal Musda DKJT ini sudah ditunggu banyak pihak, khususnya para seniman di Jateng.
Gunoto lebih lanjut menambahkan, “hal-hal teknis” itu diharapkan telah terpecahkan pertengahan Oktober mendatang, sehingga seminggu kemudian musda bisa dilaksanakan. Dengan pengunduran waktu musda itu, diharapkan panitia punya waktu cukup longgar untuk menyelesaikan beberapa hal teknis tersebut.
"Untunglah surat-surat resmi belum dikirim ke peserta, undangan, maupun instansi terkait," ujarnya seraya menambahkan, segenap pengurus DKJT minta maaf atas penundaan kegiatan musda itu. Seperti diberitakan sebelumnya, dengan akan diselenggarakannya Musda DKJT ini, sudah ramai dibicarakan, siapa ketua yang pantas memegang organisasi seniman terbesar di Jawa Tengah tersebut.
Jauh sebelumnya, BS, panggilan akrab Bambang Sadono tidak mau dipilih sebagai ketua lagi dan memberikan kesempatan kepada teman-teman seniman yang ingin manjabatnya. “Tidak etis kalau saya jadi ketua lagi, karena komisi saya, Komisi E di DPRD Jateng yang melakukan kontrol pada anggaran APBD yang dipakai operasional DKJT. Masak saya yang seharusnya mengontrol kok malah duduk sebagai ketua, kan tidak etis,” jelasnya.
Dari para seniman senior, belakangan mengusulkan nama Prof Dr Rustono M Hum, yang dinilai mumpuni untuk memegang tampuk pimpinan tertinggi DKJT periode 2011 – 2014. Pengalaman waktu sebagai Dekan Kesenian di Unnes, bisa diandalkan untuk menangani organisasi kesenian itu, baik dari segi manajemen, konseptor, maupun dunia kesenimanan. Nama BS dan Gunoto Saparie juga masih disebut-sebut.
Sedangkan dari kalangan seniman muda mengusung nama Ketua Dewan Kesenian Semarang (Dekase) Marco Manardi, Eko Tunas, Timur Sinar Suprabana, Beno Siang Pamungkas, Handry Tm, dan lain-lain, disebut-sebut layak dipilih ketua. Sementara itu dari kalangan seniman kampus, mengusulkan Adin Hysteria, yang sudah terbukti terampil di bidang pengorganisasian kesenian, manajemen seni, konseptor, dan juga mengadakan berbagai kegiatan pada kelompok-kelompok kesenian di Jateng.
Nampaknya menjelang Musda DKJT, suasana para seniman di Jateng memang ramai. Mereka tidak hanya mengusulkan calon ketua saja, tetapi juga meminta Musda nanti menghasilkan ketua yang pro seni tradisional. Kesannya, selama ini, yang diurusi hanya seni modern, dan cenderung banyak berkiblat ke seni sastra-nya. Mereka juga mengharapkan agar DKJT tetap konsekuen sebagai konseptor dan tidak terjebak menjadi event-organizer seni. Baiklah,kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. (Agam Teguh Martono)
---------------------------------------------------- |