Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Seni-Budaya6 Komentar  |  554 Pembaca

DKJT DESAK GUBERNUR ASURANSIKAN SENIMAN
Ditulis Oleh :arieska, Pada Tanggal : 20 - 06 - 2011 | 03:40:39

Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) mendesak Gubernur Jateng Bibit Waluyo, untuk memberikan asuransi kesehatan bagi para seniman di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah perlu memberi asuransi kesehatan kepada para seniman yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Jateng. Pemberian jaminan kesehatan tersebut manfaatnya sangat besar dirasakan oleh seniman.

“Pasalnya, dalam usia menjelang tua, tidak sedikit seniman yang sakit serta membutuhkan biaya perawatan dan pengobatan untuk kesembuhannya, padahal karya seni mereka dibutuhkan masyarakat. Paling tidak para seniman tidak lagi khawatir suatu waktu kesehatannya terganggu dan jatuh sakit karena sudah memiliki kartu jaminan kesehatan," kata Sekretaris Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) Gunoto Saparie, kepada Obyektif Cyber Magazine, belum lama ini.

Menurut Gunoto, dalam hal ini, barangkali Pemprov Jateng perlu meniru langkah Pemprov Jatim yang menunjukkan perhatian dan kepeduliannya kepada nasib seniman berupa pemberian asuransi kesehatan. "Saya iri dengan para seniman Jatim. Pemprov Jatim ternyata begitu peduli terhadap seniman," tuturnya.

Pemberian jaminan asuransi kesehatan untuk seniman, kata Gunoto, menunjukkan keseriusan Pemprov Jatim dalam upayanya meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan seniman. Sekarang ini banyak seniman yang menjelang tua dan uzur menderita sakit kesulitan biaya pengobatan dan perawatan. Mereka tidak sekadar merasakan sakitnya saja, tetapi juga merasakan sakitnya menanggung beban biaya yang tidak sedikit.

Gunoto mengingatkan, pemberian asuransi jaminan kesenatan kepada seniman, bukan karena alasan seniman butuh dikasihani dan miskin, melainkan seniman adalah pejuang dan penjaga identitas budaya bangsa. Seniman yang mendapat asuransi kesehatan setidaknya telah mendapat pengakuan dari lingkungan budaya dan mendapat rekomendasi dari dewan kesenian setempat. "Jangan sampai terjadi, ada yang mengaku-aku seniman agar mendapat asuransi kesehatan," tuturnya.

Peranan kesenian, tambah Gunoto, dalam kehidupan berbangsa memiliki arti penting sebagai bentuk nasionalisme. Kedua, keberadaan kesenian tidak kalah penting dibandingkan pembangunan fisik. Ketiga, seni mampu membersihkan jiwa manusia dan menjadikan kita lahir kembali sebagai manusia.

Dalam penjelasan Undang-Undang No 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang diperbarui pada tahun 2000, antara lain disebutkan, kepala daerah sebagai pengayom masyarakat harus mampu berpikir, bertindak, dan bersikap dengan lebih mengutamakan kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat umum daripada kepentingan pribadi, golongan, dan aliran.

"Karena itu pemberian asuransi kesehatan bagi seniman sejalan dengan yang diamanatkan dalam penjelasan Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah", katanya.Menurut pengamatan, banyak seniman di Jateng ketika menjalani hari tuanya dan tidak produktif lagi, menjadi terlantar. Apalagi kalau sakit-sakitan. Memang menjadi bahan perenungan bagi Gubernur Jateng dan barangkali juga gubernur yang lain. (arieska)

                               -------------------------------------------

 

 


KOMENTAR

6 Komentar

pipit subroto
Tanggal 20 - 06 - 2011
Aq setuju.
Syamsuddin HA
Tanggal 27 - 06 - 2011
Asuransi kesehatan bagi seniman? Aku sih setuju-setuju saja dengan usulan Bapak Gunoto Saparie. Tetapi bagaimana teknisnya? Studi banding saja ke Jatim. Hahahahaha. Proyek studi banding!!!!!
Mujahirin Thohir
Tanggal 02 - 07 - 2011
Akur, mas
Jacobus RJ
Tanggal 11 - 07 - 2011
Saya kira usul itu nggak realistis. Seniman juga seperti warga negara lain, seperti tukang becak, petani, nelayan, wartawan, pengacara, dokter. Kan pemerintah sudah punya program sendiri untuk warga nggak mampu?
MN Mahayana
Tanggal 14 - 07 - 2011
Gubernur Bibit Waluyo memang patut mendengarkan aspirasi seniman dan budayawan ini. Ingat dulu waktu pencalonan gubernur juga minta dukungan kalangan seniman dan budayawan. Jangan sampai setelah menjabat dan duduk di kursi empuk, lupa dengan para pendukung yang memberikan suaranya.
Arief Mudzakir
Tanggal 16 - 07 - 2011
Kalau usul itu dipenuhi oleh gubernur, betapa indahnya dunia seniman dan kesenian.

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter