Supported By :
Minggu, 20 Mei 2012 |
Seni-Budaya5 Komentar  |  410 Pembaca

KETUA DKJT RUSTONO: 5 PROGRAM UNGGULAN
Ditulis Oleh :Suyono, Pruwokerto, Pada Tanggal : 24 - 10 - 2011 | 14:35:27

Begitu terpilih  mejadi Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) periode 2011 – 2014, Prof. Dr Rustono langsung mengungkapkan lima program unggulan. Kelima program kerja unggulan itu terdiri dari, Revitalisasi kesenian di Jateng, Menjadikan DKJT sebagai pusat rujukan kesenian, Konservasi kesenian, Dokumentasi kesenian, serta Melakukan penelitian dan pengembangan kesenian. Demikian dikatakan dalam sambutan pertamanya, begitu terpilih.

 

Prof Rustono terpilih sebagai Ketua DKJT menggantikan Dr H Bambang Sadono SY,MH, secara aklamasi ketika berlangsung Musyawarah Daerah (Musda) DKJT ke-5 di Hotel Prima Resort, Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah, belum lama ini. Kemenangan itu diraih, setelah kadidat lain, Marco Manardi, tidak mendapatkan suara yang cukup, pada pemilihan tahap pertama. Rustono memperoleh 20 suara, sedangkan Marco hanya 13 suara. Pemilihan berlangsung demokratis dan transparan.

 

“Oleh karena itu, secara otomatis Prof Rustono menjadi ketua, tanpa harus ada tahap kedua,” tutur Ketua Sidang Pleno, Triyanto Tiwikromo Spd MHum, di depan siding yang dihadiri oleh para seniman se-Jateng. Kontan pernyataan itu disambut tepuk tangan gemuruh dari semua peserta. Sebelumnya, Marco Manardi yang juga ketua Dewan Kesenian Semarang (Dekase)  diukung banyak pihak, terutama para seniman muda dari Semarang dan Pantura.

Dia mengatakan, sesuai AD/ART organisasi, kalau yang muncul hanya satu calon, maka yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum DKJT. "Karena itu dengan ini pimpinan sidang menyatakan saudara Rustono ditetapkan sebagai Ketua Umum DKJT," tandasnya yang disambut tepuk tangan meriah sekali lagi oleh para peserta musda.

Ketua Panitia Musda V DKJT Dr Teguh Supriyanto MHum mengatakan, musda ternyata berlangsung lebih cepat dari yang diduga. Seusai musda, tugas ketua umum terpilih adalah menyusun kabinetnya. Kepengurusan DKJT akan dilengkapi oleh tim formatur yang terdiri Rustono, Dr H Bambang Sadono, Edi Romadhon, Itos Budy Santoso SPd MPd, dan Nurngudiono. "Memang tidak ada batas waktu, tapi diharapkan segera bisa tersusun," tambahnya.

Marco yang diwawancara wartawan Obyektif Cyber Magazine Biro Purwokerta, Suyono, di lokasi Musda mengatakan, ia menerima kekalahan dengan legowo.  Dia berharap, di bawah kepemimpinan baru ini, DKJT dan khususnya dunia kesenian di Jateng semakin maju. “DKJT juga harus ditata ulang, karena disinyalir, praktik politik sudah masuk di dalamnya. Para pengurus, harus dipilih dari orang-orang yang potensial dan kompeten,” harapnya.

 

Sementara itu, Prof. Rustono, yang juga mantan dekan FPBS Unnes itu, ketika diminta pendapatnya mengatakan, akan mengembangkan kerjasama dengan Dewan Kesenian Daerah (Dekase) di 35 kabupaten/kota serta akan memberi ruang untuk para seniman di peta kesenian di Jawa Tengah. "Banyak pertanyaan pada saya, bagaimana mewadahi para seniman yang konon sulit diatur, maka saya menjawab, saya akan menghadapi para seniman itu dengan seni juga, bukan dengan aturan-aturan tertentu," katanya optimis. Pemilihan ketua itu merupakan agenda utama Musda. (Suyono).

                                               --------------------------------------------

PERTANGGUNGJAWABAN BS DITERIMA

Dalam Musda V DKJT tersebut, tanpa melalui perdebatan panjang, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) kepengurusan DKJT periode 2009-2011 di bawah kepemimpinan Bambang Sadono diterima oleh forum. Dalam pleno Musda, BS, demikian panggilan akrab Bambang Sadono, menguraikan berbagai kegiatan dalam laporan kerja yang sudah dikerjakan melalui tiap-tiap komite,.Menurut dia, memang diakui, ada beberapa kegiatan yang tidak berjalan mulus. Namun secara keseluruhan, pengalokasian dana kegiatan, dapat terserap dengan baik.

Menyusul kemudian Triyanto Tiwikromo, dalam forum tersebut sepakat menerima LPj, meski terdapat beberapa kekurangan, seperti ketepatan waktu pelaksanaan program dan alokasi dana yang dipindahkan ke kegiatan lain. “Forum tak mempermasalahkan kekurangan tersebut,” kata Triyanto yang juga sastrawan dari Semarang itu.

Komentar dari beberapa seniman, mereka terus terang mengakui, DKJT di bawah BS dan kawan-kawan, dinilai cukup berhasil. Oleh karena itu mereka berharap, untuk kepengurusan yang akan datang agar lebih baik lagi. Mereka meminta, seni tradisonal, agar bisa dipikirkan perkembangan dan kemajuannya. Sementara itu,

Budi Hp yang mengaku mewakili kalangan kartunis, juga minta dipikirkan keberadaan kalangan kartunis, yang sekarang ini jumlah dan perkembangannya cukup besar. “Bahkan banyak dari kalangan kartunis yang berhasil mengangkat nama Jateng di forum internasional,” tambahnya. Memang banyak harapan tertuju pada para pengurus DKJT yang baru. Semoga membawa angin segar dunia kesenian di Jateng.

Musda itu diawali seminar “Revitalisasi Kesenian Daerah di Eks-Karesidenan Banyumas”. Kegiatan itu dibuka Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Banyumas, Tjutjun Sunarti Rochidie mewakili Bupati Banyumas, Mardjoko, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Priwisata Jateng, Prasetyo Ari Bowo. Musda diikuti perwakilan dari Dewan Kesenian kota/kabupaten serta pengurus harian dan anggota Komite DKJT. (Suyono).

                                                  --------------------------------------------------

 

 

 

 

 

 


KOMENTAR

5 Komentar

marhaeni magelang
Tanggal 25 - 10 - 2011
Selamat dan sukses, Prof Rustono. Semoga Dewan Kesenian Jawa Tengah makin berkibar. Jangan lupa dengan Magelang ya...
agus bd'
Tanggal 29 - 10 - 2011
Selamat jadi Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) periode 2011–2014 Prof Rustono, mudah-mudahan dgn 5 program kerja unggulan yg akan dilaksanakan, Kesenian di Jateng bisa lebih berkembang.Mohon doa restunya, karena kami Dewan Kesenian Daerah Kab. Kebumen, berencana mengadakan MUSDA pd tnggal 3 Desember 2011..(TERPUTUS,kepanjangan)
Pipiek
Tanggal 12 - 11 - 2011
Pak Rustono, jangan lupa dengan nasib para seniman yang masih di bawah garis kemiskinan ya. Perjuangkan oleh DKJT!
julis nur hussein
Tanggal 30 - 11 - 2011
Semoga DKJT di bawah kepemimpinan Pak Rustono, dapat mengubah pranata Pengurus Dewan Kesenian Daerah yang belum dihuni sepenuhnya oleh "orang-orang" seni, DKKT misalnya.... Selamat atas terbitnya Antologi Penyair-penyair Jateng, meskipun TIDAK komplit. Itu Antologi 1/2 Penyair Jateng.....
Singgih Hariyanto
Tanggal 13 - 12 - 2011
Sdh bs diduga Rustono yg tenang menghanyutkan itu bakal menang dlm pemilihan Ketum DKJT. Marco jelas bkan tandingnnya, apalagi trlalu bnyk omong...Selamat dan sukses, Prof Dr Rustono. Duetnya dngn Triyanto Trikromo sangat tepat!

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter