SONGKET MINANGKABAU SIMPAN FILOSOFI Ditulis Oleh :Angga, Pada Tanggal : 22 - 11 - 2011 | 20:08:15
 BERITA TERKAIT Pada sehelai kain songket Minangkabau, dapat disaksikan sebuah “manuskrip” filosofi. Bukan sekedar sebuah ornamen hiasan, melainkan sebuah ajaran filosofi “Alam Takambang Jadi Guru”. Ditambahkan, setiap motif memiliki nama dan makna. Inilah yang membedakan songket Minangkabau dengan songket-songket lainnya.
Demikian dijelaskan Mirna Wijayati dari Bentara Budaya Jakarta kepada Obyektif Cyber Magazine, baru-baru ini, berkaitan diselenggarakannya: Pameran Replika dan Konservasi Songket Lama Minangkabau Studio Songket Erika Rianti, yang berlangsung dari 24 November sampai 2 Desember 2011, di Bentara Budaya Jakarta.
Pameran ini mengacu pada proses replika dan konservasi songket Minangkabau, yang telah lama diangkat oleh Studio Songket Erika Rianti, dalam meneliti dan menginventarisasi motif lama songket Minankabau. Merupakan hasil seni budaya bercitra rasa tinggi.
Studio yang diprakarsai oleh pasangan Bernhard Bart , seorang arsitek dari Swiss, dan Erika Dubler serta Alda Wimar, dan Nina Rianti ini, tidak sekedar mendata dan menginventarisasi, melainkan juga menghasilkan kembali songket Minangkabau yang berkualitas tinggi. Songket yang pernah dikerjakan oleh para leluhur Minangkabau.
Kegiatan studio tersebut, didukung oleh komunitas budaya Pucuk Rebung yang beraktivitas dalam bidang penelitian, pengkajian, dan pendokumentasian, serta pentas sakral yang berkecimpung dalam musikalilasasi puisi karya penyair Indonesia. Yang jelas, pemeran ini menarik untuk disaksikan dan merupakan kegiatan Bentara Budaya Jakarta yang selalu dinanti-nanti.
Pameran ini akan dibuka Hari Kamis 24 November 2011, Pukul: 19.30 WIB oleh Ny. Hj. Vita Gamawan Fauzi SH selaku Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional. Dimeriahkan musikalisasi puisi oleh Pentas Sakral. Selain pameran, juga akan diselenggarakan Sarasehan dengan Pembicara : Prof. Dr. Edi Sedyawati yang berlangsung Jum'at, 2 Desember 2011, Pukul 10.00 WIB. Setelah itu Pameran dibuka untuk umum dari 25 November sampai 4 Desember 2011, dari pukul 10.00 sampai 18.00 WIB. (Angga).
--------------------------------------------------------
|