AVANZA AKAN DIEVALUASI Ditulis Oleh :Harsem dan Ariska, Pada Tanggal : 16 - 09 - 2011 | 12:05:40
 BERITA TERKAIT Seringnya kecelakaan terjadi di jalan tol yang dialami mobil Toyota Avanza membuat Menteri Perhubungan Freddy Numberi berencana meninjau kelaikannya."Ada yang bilang mobil Avanza itu harus dievaluasi karena yang kecelakaan itu kan mobil Avanza," katanya di Istana Merdeka, Jakarta, belum lama ini.
Dalam sebulan, tercatat tiga Avanza mengalami kecelakaan di Tol Cipularang dan Padang. Salah satu korban tewas adalah Virgiana Angraeni, istri pedangdut Saipul Jamil. Akibatnya, Avanza dianggap sebagai mobil “gawat”.
Pemerhati otomotif menilai, berbagai kecelakaan yang dialami Toyota lebih disebabkan karena faktor human error ketimbang technical error. "Sebenarnya sih tidak ada masalah dengan mesin Avanza, karena desain mesin sudah diciptakan sesuai standar. Tapi kalau mobil itu disebut-sebut sering kecelakaan, faktornya ada di si pengemudinya sendiri," kata Joni, mekanik bengkel mobil Argira di Jatinegara, Jakarta Timur, belum lama ini.
Menurutnya, kecelakaan di jalan raya bisa terjadi karena dua faktor yaitu dari pengemudinya sendiri dan kondisi jalannya. Sehingga tidak bisa dikaitkan dengan mobil yang digunakannya. Karena setiap kendaraan sudah didesain sesuai dengan standar keamanan dan kenyamanan konsumen.
Pengemudi seharusnya melakukan pengecekan terhadap mobil yang akan dikendarai, terutama ban dan shock breaker-nya. Selain itu, kondisi jalan juga sangat mempengaruhi laju stabilnya kendaraan tersebut.
"Kalau salah satu ban ada yang kempes saat dikendarai, tentu bahayanya akan fatal. Mobil yang dikendarai bisa saja tiba-tiba oleng, karena tidak seimbang. Karena itu penting untuk dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum lakukan perjalanan," tambahnya.
Apalagi mobil Avanza paling banyak diminati oleh penyewa rental mobil. Sehingga kecil kemungkinan bagi si penyewa untuk mengecek terlebih dahulu mobil yang akan digunakan tersebut.
Hal senada juga dikatakan pemilik bengkel mobil Fajar Kalimantan, Michelle. Namun ia menambahkan peminat mobil Toyota Avanza terbilang cukup besar dan bersaing dengan mobil keluarga lainnya seperti Daihatsu Xenia. Sehingga ada kemungkinan pabrikan mobil itu saling berlomba mengeluarkan produknya.
"Penjualan mobil keluarga dengan harga terjangkau bisa dibilang kejar tayang. Jadi mereka saling berlomba untuk mengeluarkan produknya," tambahnya. (Harsem).
------------------------------------------------
RODA DUA AKAN DIBATASI
Pemerintah berencana melakukan pembatasan pada penggunaan kendaraan roda dua. Namun pembatasan tersebut tidak akan diberlakukan dalam waktu dekat. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah akan mendorong otomotif agar tidak menggunakan oktan rendah, karena dianggap tidak efisien. Akan tetapi, Hatta menegaskan, kebijakan ini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Kita tidak bisa menghentikan roda dua sebelum menyediakan transport massal," jelas Hatta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kepada wartawan baru-baru ini.
Maksud Hatta adalah, pemerintah harus menyelesaikan konteks desain industri dan transportasi massal, yang masuk pada roadmap. "Transportasi kereta api menjadi unggulan angkutan massal. Oleh karena itu, rel kereta api harus doubel track (rel ganda) seluruh Jawa pada 2014, circle line pada 2014, dan kereta api bandara pada 2014. Ini semua mengurangi beban transportasi," Hatta menjelaskan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan BBM bersubsidi akan melampaui kuota APBN-P 2011, disebabkan adanya pertumbuhan realisasi konsumsi lima tahun terakhir untuk premium. Selain itu, menurut Karen, rata-rata pertumbuhan kendaraan mencapai 14,73 persen per tahun (dari tahun 2000-2009) dengan pertumbuhan kendaraan roda dua tercatat paling signifikan.
"Tahun 2009 terhadap 2008, mobil penumpang tumbuh sebesar 5,1 persen, Bus tumbuh 5,7 persen, Truk 0,8 persen, Sepeda Motor 10 persen," jelas Karen. (OZ-Aireska).
-------------------------------------------------
|