Supported By :
Selasa, 22 Mei 2012 |
Tekno0 Komentar  |  584 Pembaca

TIP 7 LANGKAH AMAN BERINTERNET BANKING
Ditulis Oleh :harsem, Pada Tanggal : 12 - 07 - 2011 | 15:50:35

"Internet banking", layanan perbankan di dunia maya, kini makin dilirik. Alasan mayoritas pengguna adalah praktis. Tapi, bagaimana soal keamanannya? Pihak bank pasti telah memikirkan masak-masak sistem keamanannya, sebelum mengeluarkan layanan e-banking ke nasabah. Kini tinggal dari sisi pengguna, apakah mereka juga bisa menjaga kerahasiaannya? Berikut 7 langkah aman berinternet banking.

1. Hindari PC Umum
Jangan pernah mengakses akun internet banking
dari komputer umum, misalnya warnet atau
komputer yang orang banyak bisa mengaksesnya.
Spyware yang ada di PC umum bisa mengintai
transaksi, dan program jahat itu bisa mencuri
data-data Anda.
 
2. Pengawasan Rutin
Lakukan pengecekan terhadap akun online bank
secara rutin, untuk memastikan tidak ada transaksi
mencurigakan di rekam jejak akun Anda. Jika ada
transaksi aneh, langsung lapor pada bank.
 
3. Perkuat Password
Gunakan password atau PIN yang tak mudah
ditebak, penggabungan huruf dan angka. Jangan
pernah berpikir menggunakan hari lahir sebagai
password, karena mudah ditebak. Lebih baik jika
rutin mengubah password.
 
4. “Jangan Percaya” Bank
Jangan pernah mengumbar password kepada
siapapun, termasuk pihak bank atau polisi. Bank
mungkin sesekali akan menanyakan informasi
pribadi, seperti tanggal lahir, nama tengah, atau
nama ibu kandung, untuk verifikasi. Namun bank
yang baik tak akan menanyakannya.
 
5. Software Antivirus
Komputer untuk transaksi e-banking juga harus
dibekali sistem keamanan mumpuni, ketersediaan
antivirus dan perangkat internet sekuriti. Sebab,
aplikasi ini akan melindungi pengguna ketika
berselancar di dunia maya yang penuh jebakan
hacker.
 
6. Kumpulkan Kuitansi
Hal ini sepele, namun seusai transaksi online,
ada baiknya bukti-bukti transaksi elektronik
dikumpulkan dalam satu file, untuk proses
verifikasi bila ada transaksi mencurigakan.
 
7. Pencucian Uang
Hindari menggunakan akun rekening pribadi
untuk beragam aktivitas transaksi bisnis yang
melibatkan uang orang lain dalam jumlah
banyak. Sebab, itu bisa dianggap aktivitas money
laundering (pencucian uang) yang dilarang hukum. (harsem)
 
                      -------------------------------------------
 

 

 

 


KOMENTAR

Tidak Ada Komentar

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter