Beranda Hot News Ujian Ikadin Jateng, Perluas Kerja Bidang Hukum

Ujian Ikadin Jateng, Perluas Kerja Bidang Hukum

332
0

Semarang, (obyektif.com) – Ikatan Advokad Indonesia (Ikadin) DPD Jateng, terus memperluas pekerjaan bidang hukum, dengan menyelenggarakan ujian advokat (pengacara) gelombang II, 2016, di Hotel Gracia Semarang, baru-baru ini. Ujian diikuti sekitar 79 peserta berasal dari wilayah se-Jawa Tengah. Sekretaris DPD Ikadin Jateng, M Rofian SH,MH,CLA, saat dihubungi obyektif.com mengatakan, ujian meliputi tes tertulis berbentuk pilihan ganda dan esai.

Ditambahkan, materi ujian meliputi bidang hukum pidana, perdata, tata usaha negara, kepailitan, peradilan agama, serta hubungan industrial. “Standar minimal kelulusan antara 60 – 70. Bagi peserta yang tidak lulus masih diberikan kesempatan untuk ujian ulang,” katanya. Menurut dia, mereka yang lulus ujian advokad, harus bertindak profesional dalam menjalan kode etik saat beracara di peradilan.Tidak dibenarkan melakukan pelanggaran hukum, seperti menyuap, misalnya.

Sementara itu Ketua IKADIN Jateng, HM Rangkei Margana, menegaskan, jika ada anggota Ikadin Jateng yang melakukan pelanggaran hukum seperti menyuap, bila terbukti, akan langsung dipecat dari keanggotaan. “Hal itu termasuk pelanggaran berat,” katanya. Ia mengatakan ujian advokat kali ini, diikuti sebagian besar dari kalangan purnawirawan TNI, Polri, pensiunan PNS yang baru lulus pendidikan formal strata satu (S1) berlatarbelakang hukum, dan dari berbagai kalangan lain.  “Kegiatan ujian ini semacam membuka lapangan pekerjaan bagi S1 hukum. Para advokat dapat memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang tidak melek hukum,” tambahnya di sela-sela ujian berlangsung.

Beberapa materi yang diujikan di samping hukum acara pidana dan perdata, juga ada hukum Islam, Pengadilan Tata Usaha Negara, hukum militer, hubungan industrial ketenagakerjaan, dan kode etik advokat, serta undang-undang advokat No.18/2003 tentang advokat. Ujian advokat dengan durasi waktu 3,5 jam terbagi menjadi dua tahap, selain soal ujian pilihan ganda dengan durasi waktu dua jam dan ujian esay dengan durasi 1,5 jam. Jawaban pilihan ganda (a b c dan d) ada sekitar 120 soal dan soal esay peserta membuat surat kuasa dan gugatan.

Selanjutnya, dia menambahkan bagi peserta lulus ujian akan mengikuti jenjang profesi advokat (PPA) yang digelar selama tiga bulan. Calon advokat diwajibkan mengikuti magang di kantor advokat selama dua tahun dan baru dilakukaan sumpah jabataan sebagai advokat oleh Ketua Pengadilan Tinggi masing-masing daerah. “Proses tahap menjadi advokat tahapannya panjang. Kali ini baru tahap awal pelaksanaan,” tuturnya.

Menurutnya, hasil kelulusan peserta ujian advokat berdasarkan standarisasi nilai kelulusan minimal 6,5. Selain dalam kelulusan merupakan murni hasil penilaian dari tim penguji Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Pusat yang dinilai langsung berdasarkan panitia di Jakarta. “Diharapkan para calon penerus advokat bisa dijadikan generasi penerus Ikadin dan bisa dijadikan prinsip untuk menjadi contoh advokat yang lebih baik. Jadi  kalau sudah ikut ujian di Ikadin, mereka akan ikut bergabung dalam wadah Ikadin juga, karena setiap organisasi punya kebijakan sendiri,” ujarnya. Ujian berlangsung tertib dan lancar. (Sukadi Suratman).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here