Beranda Tokoh Viddy Ad Daery dan Perjuangan Penulis Mandiri

Viddy Ad Daery dan Perjuangan Penulis Mandiri

58
0

MAGELANG, (Obyektif.com) – Pertengahan tahun 70-an, Viddy Ad Daery alias Ahmad Anuf Chafiddi masih bersekolah di SMP N I Tuban. Tapi sudah mulai hobby membaca buku-buku kisah silat sejarah, terutama karya-karya SH Mintarja, Khoo Ping Hoo dan S. Jatilaksana. Namun  kemudian Viddy lebih terfokus kepada SH Mintardja dan S.Jatilaksana karena warna sejarahnya lebih kental. SH Mintardja cenderung berkisah dengan setting Mataram Islam pasca Pajang. Sedangkan S Jatilaksana berkisah dengan setting Tuban dan Majapahit pada zaman masa kecilnya Gajah Mada.

“Aku pelanggan tetap toko buku Dewi yang lokasinya di seberang sekolahku SMPN I Tuban,” kenangnya. Viddy berlangganan terus sampai lulus SMP N I Tuban lalu melanjutkan sekolah di SMAN IV Malang. Di Malang, Viddy terus mencoba membeli buku-buku SH Mintardja, sedangkan buku-buku S Jatilaksana susah didapatkan. Maklumlah buku-buku SH Mintardja ngetop dan laris, diterbitkan sebulan sekali oleh penerbit Kedaulatan Rakyat Jogja.

Selain itu, Viddy mulai menyukai juga komik-komik Si Buta dari Goa Hantu karya Ganes TH , juga komik-komik karya-karya Teguh Santosa, Hans Jaladara, Jair dan sebagainya, karena ada Toko Persewaan komik dekat tempat kostnya di Dinoyo, Malang. Lulus SMAN IV Malang, Viddy kuliah di FISIP Universitas Airlangga
Surabaya dan mulai mempunyai kesibukan baru yaitu menulis dan bermain teater. Kesibukan membacanya mulai ke buku-buku sosiologi, politik , sejarah dan kebudayaan, karena tugas kuliah. Hobby membaca komik dan cerita silat jadi terbengkalai.

Tiba-tiba saja menjelang lulus. Viddy
tertarik untuk menulis kisah silat bersetting sejarah. Ditulisnyalah novel Pendekar Sendang Drajat, di samping menulis novel-novel opera cinta, yang dipengaruhi novel-novel pop Ashadi Siregar saat itu, misalnya Cintaku di Kampus Biru. Lalu dikirimkannya ke Surabaya Post dan Jawapos, dua koran paling top di Surabaya saat itu, sekitar tahun 87-an. Jawa Pos lebih tertarik memuat novel pop. Opera Gerbang Kertosusila karya Viddy dimuat bersambung di Jawa Pos dan mendapat sambutan meriah pembaca. Konon para pembaca setiap pagi berebut membeli Jawa Pos saat itu, bukan karena ingin membaca beritanya, tetapi ingin membaca novel bersambung Viddy.

“Itu fakta lho, bukan hoax…bahkan yang berkata semacam itu adalah salah satu penumpang bus jurusan Surabaya-Bojonegoro,” kisah Viddy mengenang. Disamping itu Viddy menyaksikan sendiri ulah para anak kos di daerah Gubeng Airlangga, dekat kampus Unair. Novel Pendekar Sendang Drajat alias PSD akhirnya dimuat Surabaya Post, tetapi ketika Viddy sudah hijrah ke Jakarta, bekerja sebagai Manajer sinetron Komedi di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang sekarang sedang sudah diakusisi Harry Tanoe, lalu diubah menjadi MNC-TV.
Setelah dimuat di Surabaya Post, PSD ditawarkan Viddy ke beberapa penerbit Jakarta, dan akhirnya penerbit Alvabet menerimanya. Alvabet menerbitkan PSD I tahun 2009. Selanjutnya Viddy tergerak menulis lanjutannya, dan PSD jilid 2 dan 3 ditawar oleh Tiga Serangkai Solo untuk diterbitkan tahun 2011. Viddy menulis PSD paling kontroversial ialah jilid 4 karena berjudul Misteri Gauah Mada Islam. Langsung diminta oleh teman Viddy sendiri yaitu bos penerbit Grafindo dan diterbitkan pada tahun 2013 dan langsung best seller. Selanjutnya PSD jilid 5 diterbitkan penerbit Limau tahun 2014 dan PSD jilid 6 diterbitkan penerbit Daun Lontar tahun 2015.

Tetapi sayangnya meski rata-rata best seller, Viddy merasa pembagian royalty dari para penerbit itu amat kurang memuaskan. “Bahkan PSD jilid 2 dan 3 diproyekkan di Puskurbuk dan disebar ke seluruh perpustakaan Negara seluruh Indonesia, nilainya tentu ratusan
juta rupiah, namun  saya tidak kecipratan prosentasenya, hmmmm, ironis,” katanya
kecewa. Karena itu Viddy memutuskan, PSD jilid 7, 8, 9 dan 10 ( jilid penutup ) diterbitkannya sendiri dalam payung Visi Amansentosa Dahsyat, Laren, Lamongan. “Karena modal kecil, maka setiap terbit, Cuma saya cetak 150 buku, tiap jilid, namun Alhamdulillah, saya edarkan secara mandiri ke teman-teman guru dan budayawan, rata-rata setahun 150 buku itu ludes dan uangnya langsung masuk kantong, hehe, alhamdulillah,” kata Viddy. Viddy berharap novel-novel PSD yang dinilai sangat bermutu oleh beberapa budayawan itu, disambut oleh pemerintah lewat program Puskurbuk. Viddy berharap program Puskurbuk menekankan nilai mutu dan segi manfaat buku, bukan proyek KKN khusus untuk penerbit-penerbit besar saja.

-Riwayat hidup & riwayat pekerjaan.
Nominator Test Seleksi Calon Dirjen Kebudayaan Kemdikbud RI, di mana beliau masuk 9 nominee setelah diseleksi dari 50-an pendaftar. Drs.Ahmad Anuf Chafiddi, alias Viddy Ad Daery , lahir di Lamongan,
Jawa Timur, 28 Desember 1961, menulis laporan berita, puisi, cerpen, novel, artikel dan naskah drama & sinetron. Juga menyutradarai dan memproduksi film.

Viddy juga sering diundang untuk menjadi pemakalah pada seminar-seminar Internasional di kawasan Asia Tenggara, antara lain, di Malaysia, Brunei, Thailand dan Singapura, disamping di berbagai daerah di Indonesia.

-Riwayat Karya dan Pekerjaan.
Tahun 80-an, puisinya “Surabaya Mari Bicara Empat Mata”, dipakai oleh Walikota dr Poernomo Kasidi sebagai Puisi Wajib HUT Surabaya. Tahun 80-an intens terlibat dalam pergaulan Teater Patriana. Tahun 80-an, sambil kuliah, menyambi bekerja menjadi wartawan Surabaya Post dan Jawa Pos.

Tahun pertengahan 80-an, Novel bersambungnya di Jawa Pos: Opera Gerbang Kertosusilo meledak menjadi cerbung yang ditunggu-tunggu pembaca Jawa Pos tiap pagi. Tahun 90-an, bikin film seri ACI di TVRI Pusat, dan FS Remaja-remaja Harapan di TVRI Surabaya. Tahun 1990  hijrah ke Jakarta dan bekerja di TPI, mula-mula berkantor di Gedung Wisma Tugu, kemudian hijrah ke Gedung TVRI, dan kemudian hijrah ke Gedung TPI di kompleks Taman Mini.

Tahun 90-an, memproduksi Lenong Bocah di TPI, dan meraih 8 Piala Vidia di FSI 1994. Tahun 2000-an, mulai memperjuangkan keberadaan Sejarah Majapahit dan Gajah Mada di forum-forum kebudayaan di Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand dan Indonesia (Asia Tenggara). Tahun 2009-an , mulai menulis serial novel sejarah Jawa Timur, Serial Pendekar Sendang Drajat. Tahun 2000-an, menjadi Direktur Visi Amansentosa Dahsyat. Tahun 2000-an, mulai memproduksi sinetron-sinetron Sejarah Sunan-Sunan. Tahun 2012, mulai mempersiapkan produksi film kolosal ala Hollywood, dengan produk pertama Grand Master Gajah Mada -The Movie.

1987 Lulus sebagai sarjana sosiologi dari FISIP Universitad Airlangga Surabaya. 2010-2011 Kuliah pendek penjajagan penulisan disertasi PhD di UPSI Tanjung Malim, Perak, Malaysia. 1987-1995 di Menjadi koresponden Surabaya Post dan Jawa Pos. Tahun 2000 sampai sekarang jadi Koresponden Warta Gapena, Malaysia. dan dosen di Akademi Perfilman Usmar Ismail SDM-Citra-PPHUI, Jakarta 1991-2002 Bekerja di TPI darisebagai produser eksekutif. 2002-2007 Menjadi sutradara dan penulis naskah sinetron dan
Company Profile di beberapa Production House. Sambil mengajar beberapa
mata kuliah pertelevisian di SDM Citra -PPHUI Jakarta. 

Tahun 2008-2009 : Menjadi anggota Tim analis media Staf Khusus Menkominfo RI. 2010  Mukim sementara di Malaysia, menjadi karyawan tamu Gapena Malaysia. 2011  Menjadi Tim Penulis Skenario Sinetron MNC Pictures Jakarta. Dan menjadi pengurus Yayasan Kertagama Jakarta, pimpinan Bapak H Harmoko dan Ibu Dr Sri Teddy Roesdy. 2011 Diangkat oleh Bupati Lamongan menjadi Penasehat Dewan Kesenian Lamongan, Jawa Timur.

Tahun 2012-2014 : Banyak memberikan Workshop Produksi Film Daerah secara
paket, bekerjasama dengan Dewan-dewan Kesenian Daerah atau Pemerintah Daerah. 2012 Konsultan media di Group Pelita. 2015 Ikut mendirikan Institut Drama dan Film Patriana di Surabaya. 2015  Menjadi anggota Tim Penulis Serial Buku-buku Pakdhe Karwo, Gubernur Jatim. 2015 Anggota Tim Pemasar Koperasi Damar Wijaya Indonesia. 2015 : Nominator Test Seleksi Calon Dirjen Kebudayaan Kemdikbud RI, masuk 9 nominee setelah diseleksi dari 50-an pendaftar.

-Pendidikan formal.
Dimulai sebagai siswa di SDN Laren merangkap MIM Laren. SMPN I Tuban merangkap Pondok Pesantren Al-Ma’hadul Islami Tuban. SMAN IV Malang. IAIN Sunan Ampel Surabaya. AWS Surabaya. Fisip Universitas Airlangga Surabaya. Short Course di UPSI Tanjung Malim, Perak, Malaysia. Dan juga ikut Pendidikan Nonformal di berbagai kursus dan pelatihan, juga seminar dan diklat, sangat banyak sekali. Belum lagi belajar dari alam dan kehidupan.

-Karya-karya Sinetron Viddy AD Daery.
1984, ACI, Sepatu Baru. Tayang di TVRI Pusat Jakarta. 1984, ACI, Hengki, Hengki. Juga di TVRI Pusat Jakarta. 1986 : Film dan Sinetron “Remaja-remaja Harapan“ di TVRI Surabaya. 1991-2002 membuat ratusan sinetron di TPI, sebagai produser, penulis naskah dan sesekali sutradara dan main sekelebatan. 2011 Jejak Wali, Karomah Raden Klowor di MNC-TV. 2011 Jejak Wali, Sunan Hadi & Keris Mbah Jimat di MNC-TV. 2011 Jejak Wali, Ki Ageng Brondong-Sunan Botoputih di MNC TV.

-Karya-karya Puisi-puisi Viddy AD Daery masuk dalam beberapa antologi, antara lain, 1978 Puisi untuk Seorang Guru, Jakarta, Majalah Hai,1978.  Tahun  1981 Pura Jagatnata, Jakarta, Majalah Puteri Indonesia, 1981. Kumpulan Puisi Bonus Majalah Hai, Jakarta, Majalah Hai,1981. Lalu tahun 1982 Lomba Deklamasi DKS, Surabaya, Dewan Kesenian Surabaya, 1982. Selamat Pagi Anak-anak, Surabaya, Kelompok Pelajar,1982. 1983, Surabaya Dalam Puisi Indonesia, Surabaya, Komisi Sastra,1983. 1986  Sketsa Sastra Indonesia, Jakarta, Sastra Kita, 1986.

Tuhun1988 Festival Puisi PPIA XI, Surabaya, PPIA, 1988. Tahun 1990 Festival Puisi PPIA XII, Surabaya, PPIA,1990. Tahun 1992 Festival Puisi PPIA XIII, Surabaya, PPIA, 1992. Tahun 1993 Gumaman Dari Balik Layar, Jakarta, Televisi Pendidikan Indonesia,1993. Tahun1994 Gumaman dari Balik Layar II, Jakarta, Televisi Pendidikan Indonesia,1994. Nyanyian Hutan Bakau, Jakarta, Pustaka Sastra,1994. Festival Puisi PPIA XIV, Surabaya, PPIA,1994. Tahun 1995, Kebangkitan Nusantara II, Batu Kreatif, 1995. Tahun 1996 Trotoar, Tangerang, Roda-roda Budaya, 1996. Songket I, Palembang, Yayasan Orde Indonesia,1996. Tahun 1997 Antologi Puisi Indonesia 1997 vol.2, Bandung, Angkasa, 1997. Tahun 2000, Jakarta dalam Puisi Mutakhir, Jakarta, Masyarakat Sastra Jakarta, 2000. Piala HB Jassin ke 5 , Jakarta, PKJ-TIM, 2000. Resonansi Indonesia, kumpulan puisi bahasa Indonesia & Mandarin, Jakarta, KSI, 2000.

Tahun 2001, Graffiti Gratitude, Jakarta : Yayasan Multimedia Sastra , 2001. Tasbih Hayat, Kota Kinabalu, Mahrajan Sastera Islam, Sabah XV, 2001. Tahun 2002, Lampung Kenangan, Bandar Lampung, Dewan Kesenian Lampung, 2002. Tahun 2003, Puisi Tak Pernah Pergi, Jakarta, Bentara-Kompas, 2003. Tahun 2005, Dian Sastro For President-End of Trilogy, Yogja Insist , 2005. Mahaduka Aceh, Jakarta, PDS HB Jassin, 2005. Tahun 2006, Jogja 5,9 Skala Richter, Jogja, Bentang, 2006. Lalu 142 Penyair Menuju Bulan, Banjarbaru, Kelompok Studi Sastra Banjarbaru Kalimantan Selatan, 2006. Tahun 2007 : Medan Puisi, Medan, Laboratorium Sastra Medan, 2007. Tahun 2010, Mengalir di Oase , Ciputat, Tangsel, KSI Cabang Tangsel, 2010. Berjalan ke Utara , Bandung : Asas UPI, 2010. Beranda Senja , Jakarta : Kosa Kata Kita , 2010. Tanjung Pinang Punya Cerita, Tanjung Pinang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjung Pinang, 2010. -2011,Tuah Tara No Ate, Ternate, Ummu Press, 2011.

Jilfest Ibukota Keberaksaraan, Jakarta,  Pemda Prov DKI Jakarta, 2011. Akulah Musi, Palembang, Dewan Kesenian Sumatera Selatan, 2011. Meditasi Dampak 70 Kemala, Selangor, Insandi Sdn.Bhd, 2011. Tahun 2012, Sinar Siddiq, Kota Kinabalu, Sabah : Iris, 2012. Pohon Tradisi, Kuala Lumpur : Gapeniaga, 2012. Menyirat Cinta Haqiqi, Selangor : Insandi Sdn.Bhd, 2012. Narasi Tembuni, Jakarta : KSI, 2012.-2013 : Sauk Seloko. Jambi : DK Jambi , 2014. Tahun 2014 : Bersepeda ke Bulan. Jakarta : Indopos 2014.

Kembali MH 370. Labuan, Malaysia : Perwila, 2014. Lambaian Nusantara dari Kota Singa .Singapura : PPN VII, 2014. Tahun 2015 : Ensiklopegila Koruptor. Solo : Forum Sastra Surakarta , 2015. Tahun 2016 : Seratus Puisi Qur’ani 2016. Jakarta : Parmusi , 2016. Tahun 2017 : Puisi Untuk Perdamaian Dunia. Serang : Dewan Kesenian Banten , 2017. Tahun 2018 : Epitaf Kota Hujan. Padang Panjang : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang , 2018. Tahun 2018 : Jejak Cinta di Bumi Raflesia. Bengkulu : Spirit Kita & Imaji,  2018. Tahun 2018 : Wangian Kembang. Kelantan, Malaysia :   Penyair 2018. Tahun 2018 : Kunanti di Kampar Kiri.  Pekanbaru : Komunitas Seni Rumah Sunting, 2018. Tahun 2018 : Jazirah. Tanjung Pinang : Yayasan Jembia Emas , 2018. Kumpulan Puisi Daring, di antaranya, 2018 : Menggugat Alam Mengejar Sunyi,  Seri Puisi Esai Indonesia, Provinsi Jawa Timur. Lalu Jakarta : Cerah Budaya Indonesia, 2018. Kumpulan Puisi Tunggal. Tahun1996 : South Bank & Air Mata , Jakarta : Visi Amansentosa Dahsyat, 1996.

-Antologi Cerpen:
Tahun 1993 : Limau Walikota , Surabaya : Surabaya Post,1993. Tahun 2002 : Graffiti Imaji , Jakarta : Taman Warga , 2002. Tahun 2009 : Mengeja September. Solo : TBJT , 2009.
-Antologi Artikel, Tahun 1999 : Suatu Hari Tanpa Televisi, Jakarta : Televisi Pendidikan Indonesia , 1999. Tahun 2003 : Inul , Yogja : Bentang , 2003. PSN XII , Singapura : ASAS 50 , 2003. Tahun 2005 : Idealisme & Intelektualiti Dalam Karya, KL : Pena, 2005. Tahun 2006 : Sastera Wadah Integrasi Budaya, Kuching : DBP Cawangan Sarawak, 2006. Tahun 2013 : Folklore dan Folklife, Jogja : Ombak , 2013. Tahun 2015 : Cerita Pencari Berita, Jakarta : PWI Jakarta , 2015.

Pakdhe Karwo, Gerbang MEA 2015 Harus Dibuka. Jakarta : Prenada Media, 2015.
Tahun 2016 : Muda Omar Ali Syaifuddien, Resepsi Tokoh dan Karya, Bandar Sri
Begawan : Pusat Sejarah Brunei, 2016.

-Antologi Naskah Drama :
Tahun 2004 : Bende 16-17-2004, Edisi Khusus Lima Naskah Pemenang Lomba Penulisan Naskah Teater Remaja, Surabaya : Taman Budaya Jatim, 2004.

-Novelnya :
2002 : Sungai Bening , Jakarta : Grasindo , 2002. Tahun 2009 : Pendekar Sendang Drajat, Jakarta : Alvabet 2009. Tahun 2011 : Pendekar Sendang Drajat Memburu Negarakertagama, Solo, Metamind-Tiga Serangkai, 2011. Tahun 2011: Pendekar Sendang Drajat Misteri Pengebom Candi Gajah Mada, Solo, Metamind-Tiga Serangkai,2011.

Lalu tahun 2011: Sungai Bening Gita Cinta Universitas Airlangga, Lamongan : Visi
Amansentosa Dahsyat,2011. Tahun 2013 : Pendekar Sendang Drajat , Misteri Gajah Mada Islam. Jakarta : Grafindo, 2013. Tahun 2014 : Pendekar Sendang Drajat , Misteri Pendekar Khidir dan Islam Purba Nusantara. Jakarta : Limau, 2014. Tahun 2015 : Pendekar Sendang Drajat, Misteri Buaya Jamang dan Pendekar Jipang Panolan. Jogja, Daun Lontar , 2015. Tahun 2017 : Pendekar Sendang Drajat, Misteri Pesantren Siti Jenar di Pringgoboyo. Lamongan : Visi Amansentosa Dahsyat , 2017. Tahun 2018 : Pendekar Sendang Drajat , Misteri Portugis Islam di Istana Menganti.” Lamongan : Visi Amansentosa Dahsyat, 2018.

Kejuaraan yang pernah diraih, diantaranya ialah : Tahun 1979 : Juara II ,Lomba Menulis Puisi Nasional Majalah Liberty Surabaya. 1981 : Juara Harapan Lomba Menulis Puisi Majalah PUTERI INDONESIA Jakarta. 1983 : Juara III, Lomba Menulis Puisi Jatim oleh LSSM Malang. 1994 : Juara Harapan I Lomba Menulis Puisi Lingkungan Hidup Nasional oleh Majalah Trubus Jakarta. 1994 : Sebagai Produser Sinetron Lenong Bocah TPI mendapat 8 Piala Vidia dari Festival Sinetron Indonesia ,1994. Tahun 2002 : Juara Harapan Lomba Menulis Puisi Lampung oleh Dewan Kesenian Lampung.
2003 : Juara Harapan I Lomba Menulis Cerpen Majalah SAGANG Riau. 2004 : Juara II Lomba Menulis Naskah Drama Remaja Nasional oleh Taman Budaya Jatim Surabaya.

Tahun 2004 : Juara II Lomba Menulis Puisi Hari Buku Nasional di Jakarta. 2005 : Juara Harapan dan Juara Harapan ( dua Puisi , dua Piala) Lomba Menulis Puisi Cipasera oleh Kelompok Cipasera. Sering diundang sebagai pembaca puisi dan pembicara sastra-budaya di forum-forum pertemuan sastra budaya Asia Tenggara, antara lain: Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand dan Filipina. (Mbak Nunik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here