Beranda Hot News Waspadai SARA dalam Pilgub Jateng

Waspadai SARA dalam Pilgub Jateng

211
0

SEMARANG, (Obyektif.com) – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Tengah mengimbau kepada masyarakat, terutama umat Islam untuk mewaspadai kampanye yang menjual isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

“Sentimen SARA merupakan isu sensitif yang dapat mengganggu ketenteraman dan keamanan masyarakat. Persatuan dan kesatuan yang selama ini terjaga harus tetap kita pelihara,” kata Fungsionaris ICMI Jateng, Gunoto Saparie, kepada obyektif.com di Semarang, belum lama ini.

Ia mengatakan, menguatnya politisasi SARA pada pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2017 bukan mustahil terjadi di Jawa Tengah. Hal itu tampak dari pernyataan beberapa politisi akhir-akhir ini. Dengan melihat contoh keberhasilannya dalam Pilgub DKI, kemungkinan sentimen SARA dinilai masih efektif untuk memenangkan pertarungan.

“Sentimen SARA memang bisa menggugah dan menggerakkan pemilih untuk terpolarisasi memenangkan kandidat. Karena itu, masyarakat Jateng harus dewasa dalam menyikapi hal ini. Strategi murahan yang mengabaikan program kandidat tak patut diimpor ke wilayah ini,” ujar Gunoto yang juga budayawan.

Ditambahkan, seharusnya partai politik memiliki tanggung jawab besar untuk mengantisipasi terjadinya penggunaan isu SARA dalam Pilgub.
Memang, lanjut Gunoto, isu SARA dan politik identitas telah lama digunakan dalam pemilu di Indonesia namun selama ini masih bisa diredam.

Oleh karena itu, belajar dari kasus Pilgub DKI, fenomena ini kini makin menguat dan sungguh mencemaskan karena berpotensi memecah belah bangsa. Menurut analisa, keberhasilan isu SARA di DKI, mau dibawa berbagai propinsi lain, termasuk di Jateng. “Masyarakat harus dewasa dan waspada,” imbuhnya. (Totok Magdiana) – Foto¬†ilustrasi: http://www.jakartakita.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here