Beranda Hot News Wawali Semarang Pembicara Kunci Seminar Dualisme Perkotaaan

Wawali Semarang Pembicara Kunci Seminar Dualisme Perkotaaan

74
0

SEMARANG, (Obyektif.com) – Wakil Walikota (Wawako) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Dualisme Perkotaan: Kota Bersejarah di Era Milenial, di Hotel Semesta Semarang, belum lama ini. Ita, panggilan akrab Hevearita, yang juga Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang itu, berbicara mengenai kebijakan perencanaan wilayah terutama di Kota Lama.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Program Studi Planologi dan Himpunan Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Agung (Unissula) itu, juga menghadirkan pemerhati heritage dari National University of Singapore Johanes Widodo dan wakil dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah.

Dekan Fakultas Teknik Unissula, Ir Rachmad Mudiyono MT PhD, mengatakan, seminar tersebut merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan dalam rangka 20 Tahun Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota atau Planologi. Tema heritage di era milenial dipilih karena banyak kawasan penting di Indonesia terbentuk melalui suatu proses panjang sehingga meninggalkan artefak tangible maupun intangible.

“Namun, dalam hal ini muncul kebimbangan, antara perlahan ditinggalkan, ataukah tetap dipertahankan ketika arus modernitas tidak dapat dibendung,” katanya didampingi Ketua Prodi Planologi Ir Eppy Yuliani MT dan sekretaris prodi Ardiani Yuli Puspitasari ST MT.

Ketua panitia Hasti Samrati SSi MEng PhD menambahkan, seminar dibuka Rektor Unissula Prabowo Setiawan. Seminar ini, lanjut Hasti, juga dalam rangka diseminasi keilmuan Prodi Planologi ke tengah masyarakat.
Ketua Prodi Planologi Eppy Yuliani tak menampik kalau bidang studi perencanaan wilayah perkotaan masih dipandang sebelah mata. Bidang studi ini dianggap tidak popular, sehingga peluang kerja masih terbatas.

“Karena itu melalui kegiatan ini terjadi keterbukaan informasi mengenai bidang keilmuan, peluang kerja, dan Prodi Planologi Unissula itu sendiri,” tambah Ketua Seksi Publikasi Seminar Ir Mohammad Agung Ridlo MT. (Totok Magdiana)

(Foto: www.beritajateng.net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here